NUSA TENGGARA TIMUR — Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2026 resmi berlangsung 20-29 November 2026 di Hall 9 dan Hall 10 ICE BSD City, Tangerang, dengan durasi dua kali lipat dari edisi sebelumnya. Pameran roda dua terbesar nasional ini menghadirkan lebih dari 70 brand, termasuk 15 merek sepeda motor, tanpa kenaikan harga tiket.
Perpanjangan durasi pameran menjadi 10 hari diambil setelah edisi 2025 mencatat 103.789 pengunjung dalam lima hari penyelenggaraan. Ketua Bidang Komersial AISI sekaligus Ketua Penyelenggara IMOS 2026 Yosef Utama menyebut angka itu sebagai dasar keputusan memperluas jadwal tahun ini.
"Pada penyelenggaraan di tahun 2025, IMOS berhasil menarik 103.789 pengunjung selama lima hari. Hal ini menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap dunia sepeda motor," ujar Yosef di Jakarta, Jumat (30/10).
Dari sisi peserta, lebih dari 70 brand dipastikan ambil bagian, naik dari sekitar 60 brand pada edisi lalu. Project Director Seven Event Abiyoso Wietono menyebut 15 merek sepeda motor sudah mengonfirmasi kehadiran sejak konferensi pers.
Daftar merek tersebut meliputi Honda, Suzuki, TVS, Kawasaki, Yamaha, Alva, BMW Motorrad, Dibao, Harley-Davidson, Italjet, Peugeot Motorcycle, Polytron, Royal Enfield, Scomadi, dan Triumph. Lini pendukung seperti apparel, helm, dan suku cadang turut mengisi area pameran.
"Tahun ini akan lebih banyak brand yang hadir. Total akan ada lebih dari 70 brand yang hadir. Sebagai catatan, tahun lalu itu lebih dari 60 brand," tutur Abiyoso.
Tarif masuk IMOS 2026 tidak berubah dibanding edisi sebelumnya. Pembelian online lebih murah Rp10 ribu per kategori dibanding harga di lokasi, dan tiket daring bisa diakses melalui aplikasi Auto360.
"Harga tiket sama dengan harga tiket tahun lalu, tidak ada perubahan," jelas Abiyoso.
AISI memasang target penjualan sepeda motor domestik 6,5 hingga 6,7 juta unit tahun ini. Hingga September 2026, pasar domestik membukukan 5.016.421 unit atau tumbuh 3,7 persen dibanding periode sama tahun lalu.
Ketua Umum AISI Thomas Wijaya menyebut capaian tersebut berpeluang menjadi yang tertinggi dalam hampir satu dekade terakhir. Angka di atas 6,5 juta unit disebut belum tersentuh sejak 2015.
"Sejalan dengan target tersebut, kami sangat berharap bahwa IMOS 2026 dapat menjadi barometer industri roda dua," ujar Thomas.
Penyelenggara memposisikan perpanjangan durasi sebagai ruang lebih luas bagi komunitas dan calon konsumen untuk mengeksplorasi lini produk, sekaligus stimulus tambahan menuju target penjualan tahunan.