KUPANG — Kabar duka menyelimuti warga Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa. Corinus Tuan mengembuskan napas terakhir setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Boromeus, Kota Kupang. Jenazah almarhum disemayamkan di kediaman keluarga sebelum prosesi pemakaman.
Heber Tuan, anggota keluarga almarhum, menyebut kondisi kesehatan Corinus memburuk secara mendadak saat berada di rumah. Pihak keluarga langsung membawanya ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis.
"Beliau diketahui mengalami kondisi kritis di rumah. Setelah dilarikan ke Rumah Sakit Boromeus, tetapi nyawanya tidak tertolong," kata Heber.
Informasi awal dari keluarga menyebut almarhum diduga mengalami serangan jantung. Namun penyebab pasti kematian Corinus Tuan belum bisa dipastikan. Keluarga masih menunggu keterangan resmi dari pihak medis.
Corinus Tuan wafat pada usia 69 tahun. Ia meninggalkan seorang istri dan lima orang anak.
Semasa hidup, Corinus Tuan pernah mengemban tugas sebagai Kepala Desa Bello. Setelah Bello berubah status menjadi kelurahan, ia dipercaya menjabat Lurah Bello.
Kariernya berlanjut ke tingkat kecamatan. Corinus kemudian menjabat Camat Maulafa, posisi yang membuatnya dikenal luas oleh warga di kawasan itu.
Pengabdiannya di lingkungan pemerintahan menjadi bagian dari perjalanan pelayanan publik di wilayah Maulafa dan Bello. Warga yang mengenalnya menyampaikan belasungkawa melalui keluarga dan kerabat.
Kepergian Corinus Tuan menjadi kabar duka bagi keluarga besar dan masyarakat yang mengenalnya. Warga Kelurahan Bello mengenang almarhum sebagai figur yang lama mengabdi di lingkungan pemerintahan setempat.
Prosesi pemakaman akan dilaksanakan sesuai kesepakatan keluarga. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit mengenai penyebab kematian almarhum.