NUSA TENGGARA TIMUR — Apple sudah merilis iPhone 18 Pro sejak 9 September 2026, tapi versi ini belum masuk jalur penjualan resmi Indonesia. Bocoran spesifikasi dari GSM Arena menyebut tiga kamera belakang 48 MP, chipset A20 Pro 2nm, dan baterai 4056mAh dengan fast charging 50% dalam 15 menit. Calon pembeli di Tanah Air sebaiknya bersiap soal harga dan ketersediaan yang belum jelas.
Perlu dicatat, sebagian data masih bersifat bocoran. Beberapa detail seperti kapasitas baterai versi eSIM saja belum dikonfirmasi Apple secara resmi. Artikel ini merangkum spesifikasi yang sudah beredar, bukan hasil pengujian langsung.
Dapur pacu iPhone 18 Pro mengandalkan chipset Apple A20 Pro dengan fabrikasi 2 nanometer. Ini menjadikannya salah satu chipset paling canggih yang pernah diproduksi Apple. Sistem operasi yang dijalankan adalah iOS 27.
Dari sisi dimensi, bodi berukuran 150,0 x 71,9 x 8,8 mm dengan bobot 211 gram. Bagian depan memakai kaca Ceramic Shield 2, sementara rangka dan punggung belakang berbahan aluminium. Perlindungan IP68 memungkinkan perangkat direndam hingga kedalaman 6 meter selama 30 menit.
Panel yang dipakai adalah LTPO Super Retina XDR OLED 6,30 inci dengan refresh rate 120Hz. Resolusinya 1206 x 2622 piksel, rasio aspek 19,57:9, dan kerapatan 460 ppi.
Angka 3000 nits di puncak menempatkan layar ini di jajaran panel paling terang untuk kelas flagship. Untuk pemakaian luar ruangan di bawah matahari Indonesia, ini relevan.
iPhone 18 Pro disebut tersedia dalam empat varian penyimpanan: 256GB, 512GB, 1TB, dan 2TB. Semuanya dipadukan dengan RAM 12GB dan teknologi penyimpanan NVMe.
Varian 2TB jadi yang pertama di lini Pro. Untuk pengguna yang banyak merekam video ProRes, kapasitas ini masuk akal mengingat ukuran file yang besar.
Sektor kamera jadi daya tarik utama. Ketiga kamera belakang beresolusi 48 MP.
Kamera depan membawa sensor 18 MP multi-aspek dengan aperture f/1.9 dan PDAF, ditambah sensor kedalaman SL 3D. Perekaman video belakang mendukung 4K hingga 120fps, HDR 10-bit, Dolby Vision HDR, ProRes, ProRes RAW, dan Apple Log 2. Fitur video spasial 3D dan perekaman suara stereo juga tersedia.
Kapasitas baterai tercatat 4056mAh. Pengisian cepat berkabel memakai PD3.2 dan AVS, diklaim mencapai 50% dalam 15 menit. Pengisian nirkabel MagSafe/Qi2 berdaya 25W disebut mengisi 50% dalam 30 menit.
Ada catatan penting: di China, daya pengisian nirkabel dibatasi 15W. Kapasitas baterai untuk model eSIM saja belum dikonfirmasi resmi. Pengisian berkabel terbalik 4,5W juga hadir.
Perangkat mendukung 5G, eSIM, Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, dan NFC. Fitur keamanan mencakup Face ID, akselerometer, giroskop, sensor jarak, kompas, dan barometer. Speaker stereo serta Ultra Wideband (UWB) generasi kedua turut disematkan.
Fitur Emergency SOS, Pesan, dan Temukan Perangkat Saya melalui satelit melengkapi kemampuan perangkat ini.
Untuk calon pembeli di Indonesia, dua hal paling krusial adalah harga resmi dan kapan perangkat masuk jalur distribusi resmi. Tanpa keduanya, spesifikasi sebagus apa pun masih bersifat spekulatif. Pantau pengumuman resmi Apple Indonesia sebelum memutuskan.