Bulog NTT Turunkan Tim Cek Kios Beras SPHP di Kupang, Awasi Mutu dan Harga Usai Isu Beras Oplosan

Penulis: Endra Sanjaya  •  Senin, 12 Oktober 2026 | 10:51:32 WIB
Tim Bulog NTT mengecek kios beras SPHP di Kupang untuk mengawasi mutu dan harga.

Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur menurunkan tim pengecekan ke sejumlah kios di Kota Kupang untuk mengawasi mutu dan harga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah ini diambil menyusul pemberitaan mengenai dugaan peredaran beras oplosan di kota tersebut. Bulog menegaskan seluruh mitra pengecer wajib mematuhi ketentuan harga dan menjaga kualitas beras yang dijual.

KUPANG — Pemimpin Perum Bulog Kanwil NTT Arrahim K. Kanam menyatakan pihaknya sudah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan kepada kios yang diduga menjual beras dengan kualitas dan harga yang tidak sesuai. Pengecekan menyasar kios yang dilaporkan masyarakat melalui informasi dan keluhan yang masuk ke Bulog.

"Kami sudah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan kepada kios yang diduga menjual beras dengan kualitas dan harga yang tidak sesuai. Kami ingin memastikan masyarakat memperoleh beras SPHP dengan mutu yang sesuai dan harga yang mengikuti ketentuan," kata Arrahim di Kupang.

Respons atas Isu Beras Oplosan di Kota Kupang

Pernyataan Arrahim disampaikan menanggapi pemberitaan mengenai dugaan peredaran beras oplosan di Kota Kupang. Bulog menyebut informasi dan keluhan masyarakat menjadi perhatian serius dan dasar untuk melakukan penelusuran di lapangan.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi beras yang diperjualbelikan, menelusuri informasi yang dilaporkan, serta memeriksa kesesuaian harga penjualan di tingkat pengecer. Bulog mengedepankan pengecekan dan penelusuran agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat akurat sekaligus menjadi dasar tindak lanjut yang tepat.

"Informasi dan keluhan masyarakat menjadi perhatian serius Bulog. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi beras yang diperjualbelikan, menelusuri informasi yang dilaporkan, serta memeriksa kesesuaian harga penjualan di tingkat pengecer," ujar Arrahim.

Siapa Saja Mitra Pengecer Resmi Beras SPHP

Dalam pelaksanaan penyaluran, Perum Bulog bekerja sama dengan mitra pengecer SPHP di pasar pemerintah, Rumah Pangan Kita (RPK), serta TNI dan Polri. Mitra pengecer resmi yang telah terdaftar ditandai dengan spanduk sebagai mitra pengecer SPHP.

Seluruh mitra wajib menjaga kualitas beras yang dijual dan mematuhi ketentuan harga agar harga penjualan kepada masyarakat tidak melampaui HET yang berlaku. Perlindungan konsumen disebut menjadi perhatian utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program SPHP.

Bulog Ingatkan Mitra Jaga Mutu dan Penyimpanan Beras

Arrahim menegaskan kepada seluruh mitra agar menjaga mutu beras, memperhatikan kondisi penyimpanan, dan mematuhi ketentuan harga. Menurutnya, program SPHP harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Kami menegaskan kepada seluruh mitra agar menjaga mutu beras, memperhatikan kondisi penyimpanan, dan mematuhi ketentuan harga. Program SPHP harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, pengawasan dan tindak lanjut terhadap keluhan merupakan bagian penting dari tanggung jawab pelayanan kami," kata Arrahim.

Pengawasan dan tindak lanjut terhadap keluhan masyarakat disebut sebagai bagian penting dari tanggung jawab pelayanan Bulog. Warga yang menemukan beras SPHP dengan mutu atau harga tidak sesuai ketentuan dapat menyampaikan laporan ke kantor Bulog setempat untuk ditindaklanjuti.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: kupang.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top