NUSA TENGGARA TIMUR — Persijap Jepara menyambangi Bali United pada pekan keempat BRI Super League 2026/27 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (10/10) malam WIB. Laskar Kalinyamat datang tanpa satu pun poin dari tiga laga sebelumnya, sementara Bali United punya modal kemenangan yang membuat laga ini berat sebelah di atas kertas.
Duel pekan keempat itu dijadwalkan kickoff pukul 19.00 WIB. Bagi Persijap, lawatan ke Pulau Dewata bukan sekadar jadwal rutin, melainkan pertandingan yang menentukan arah langkah mereka di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia musim ini.
Tiga laga awal belum menghasilkan poin sepeser pun. Kondisi itu membuat tekanan ada di kubu tamu, bukan di tuan rumah yang berjuluk Serdadu Tridatu.
Pelatih Kepala Persijap Jepara, Mario Lemos, menyebut laga melawan Bali United bukan perkara mudah. Skuad asuhan Johnny Jansen dinilainya kuat dan sedang dalam momentum bagus setelah menang di laga-laga sebelumnya.
"Persijap tidak datang hanya untuk menerima tekanan. Kami telah melakukan persiapan dan menganalisis kekuatan serta kelemahan lawan demi mencari peluang meraih hasil positif di sini," ujar Mario Lemos dalam sesi pre match press conference, Jumat (9/10).
Mario menegaskan kebutuhan akan poin tidak hanya berlaku di Bali. Semua laga mendatang harus dikejar agar Persijap tidak mengulang posisi zona bawah seperti musim lalu.
Persijap memanfaatkan jeda kompetisi sekitar 20 hari untuk membenahi kekompakan tim. Waktu itu dipakai untuk istirahat, peningkatan kondisi fisik, dan penguatan taktik.
Persiapan tersebut dinilai penting karena saat kompetisi bergulir beberapa pekan lalu, sejumlah pemain baru baru saja bergabung dengan tim.
"Kami memberikan waktu istirahat kepada para pemain. Sekaligus waktu tersebut untuk meningkatkan kondisi fisik dan taktik mereka (chemistry). Saya pikir kami sudah melakukan itu dengan baik," ucap Mario Lemos.
Mario belum mau berbicara banyak soal hasil dari persiapan itu. Laga melawan Bali United akan menjadi ajang pembuktian apakah skuadnya sudah menemukan chemistry antarpemain atau belum.
"Mulai besok dan seterusnya, kami membutuhkan poin di setiap pertandingan. Itulah yang paling penting bagi kami," kata Mario.
Perwakilan pemain Persijap, Vasko Kalezic, mengaku menghormati Bali United sebagai tim bagus. Menurutnya, lawan kali ini tidak kalah kuat dari tim-tim yang mereka hadapi sebelumnya.
"Ya, tentu saja kami menghormati Bali United sebagai tim bagus. Mereka adalah tim yang kuat. Kami menghormati mereka, tetapi kami juga percaya pada kekuatan tim kami sendiri," tutur Vasko.
Beberapa penggawa Bali United dipastikan absen pada laga besok karena cedera. Vasko menilai kondisi itu bukan keuntungan bagi Persijap, sebab pemain pengganti Bali United tak kalah bagus dari yang sedang cedera.
Ia menyebut skuad asuhan Johnny Jansen bisa menghadirkan tantangan yang berbeda bagi lawan. Meski begitu, Vasko yakin timnya punya peluang jika mampu memanfaatkan situasi tertentu dalam pertandingan.
"Kami juga memiliki peluang. Saya pikir kami sudah mempersiapkan diri dengan baik. Ada beberapa situasi yang bisa kami manfaatkan untuk mendapatkan keuntungan," pungkas Vasko.