BPS Catat 29.631 Wisman Masuk NTT pada Agustus 2026, Tumbuh 31,49 Persen

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Senin, 05 Oktober 2026 | 13:29:31 WIB
Kepala BPS Provinsi NTT Matamira B Kale menyampaikan data kunjungan wisatawan mancanegara di Kupang.

Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat kunjungan wisatawan mancanegara ke NTT pada Agustus 2026 mencapai 29.631 kunjungan, tumbuh 31,49 persen dibandingkan Agustus 2025. Angka itu turun tipis 0,74 persen dibandingkan Juli 2026. Timor Leste, Malaysia, dan Tiongkok jadi tiga negara asal terbanyak.

KUPANG — Kepala BPS Provinsi NTT Matamira B Kale menyampaikan capaian itu di Kupang. Menurut dia, mayoritas wisman tiba lewat jalur darat, bukan udara maupun laut.

"Berdasarkan pintu masuk, wisatawan mancanegara terbanyak masuk ke NTT melalui pintu darat sebesar 80,16 persen, sedangkan melalui pintu udara sebesar 19,69 persen dan pintu laut sebesar 0,15 persen," kata Matamira.

Pintu Darat Dominan, Timor Leste Jadi Pemasok Terbesar

Dominasi pintu darat sejalan dengan posisi Timor Leste sebagai negara asal wisman terbanyak. Malaysia dan Tiongkok menyusul di urutan kedua dan ketiga.

Pola ini menegaskan karakter kunjungan wisman ke NTT yang masih bertumpu pada pergerakan lintas batas darat di kawasan perbatasan.

Wisnus Agustus 2026 Sentuh 923.249 Perjalanan

Jumlah wisatawan nusantara menuju NTT pada Agustus 2026 mencapai 923.249 perjalanan. Angka itu turun 7,89 persen dibandingkan Juli 2026, tetapi naik 4,72 persen dibandingkan Agustus 2025.

Matamira menyebut perjalanan wisnus didominasi warga dari dalam provinsi sendiri. "Wisatawan nusantara terbanyak yang melakukan perjalanan di NTT berasal dari dalam Provinsi NTT sendiri, yaitu sekitar 88,49 persen dari total perjalanan," ujarnya.

Wisatawan nasional tercatat 9.497 perjalanan pada Agustus 2026. Jumlah itu turun 6,07 persen dari Juli 2026, namun naik 13,45 persen dibandingkan Agustus 2025.

TPK Hotel Bintang 52,35 Persen, Manggarai Barat Tertinggi

Tingkat penghunian kamar hotel bintang di NTT pada Agustus 2026 mencapai 52,35 persen. Capaian itu turun 4,02 persen dibandingkan Juli 2026 dan turun 2,52 persen dibandingkan Agustus 2025.

"TPK hotel bintang tertinggi tercatat di Kabupaten Manggarai Barat sebesar 78,05 persen, disusul Sumba Barat sebesar 51,57 persen dan Sumba Timur sebesar 42,15 persen," kata Matamira.

Jumlah tamu yang menginap di hotel bintang pada Agustus 2026 mencapai 76.361 tamu. Sebanyak 52,06 persen di antaranya tamu nusantara, dengan rata-rata lama menginap 1,70 malam.

Hotel Nonbintang Justru Naik 7,50 Persen

Berbeda dari hotel bintang, TPK hotel nonbintang pada Agustus 2026 mencapai 21,99 persen. Angka itu naik 7,50 persen dibandingkan Juli 2026 dan meningkat 6,72 persen dibandingkan Agustus 2025.

Tamu yang menginap di hotel nonbintang mencapai 65.962 orang, dengan 52.861 di antaranya tamu nusantara. Rata-rata lama menginap di hotel nonbintang 1,55 malam.

Data BPS ini menjadi potret awal semester kedua 2026 bagi sektor pariwisata NTT. Pertumbuhan wisman yang positif berhadapan dengan penurunan okupansi hotel bintang secara bulanan.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: kupang.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top