KUPANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa tektonik berkekuatan magnitudo 6,1 terjadi pada pukul 05.55 WIB. Episenter gempa berada di laut, berjarak sekitar 14 kilometer arah barat daya Kodi, Sumba Barat Daya.
Koordinat pusat gempa tercatat pada 9,70 Lintang Selatan dan 118,92 Bujur Timur. Kedalaman gempa mencapai 10 kilometer, kategori dangkal yang biasanya menghasilkan guncangan kuat di permukaan.
Getaran gempa terasa paling kuat di Sumba Barat dengan skala V MMI. Pada skala itu, guncangan dirasakan hampir semua warga dan membuat barang-barang ringan bergoyang.
Manggarai Barat mencatat intensitas IV-V MMI, disusul Sumba Timur pada IV MMI. Wilayah Kabupaten Manggarai merasakan guncangan lebih lemah di skala III-IV MMI.
Pola sebaran guncangan ini menunjukkan energi gempa menyebar ke arah timur dan utara dari pusat gempa di Samudra Hindia selatan Sumba.
BMKG menegaskan gempa dengan kedalaman dangkal ini tidak memicu peringatan dini tsunami. "Tidak berpotensi tsunami," ujar BMKG dalam informasi gempa yang disampaikan kepada masyarakat.
Warga di wilayah yang merasakan guncangan diimbau tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi. BMKG juga meminta masyarakat merujuk kanal resmi untuk informasi kebencanaan.
"Silahkan cek informasi BMKG secara berkala," ujar BMKG.
Nusa Tenggara Timur berada di jalur pertemuan lempeng yang aktif, sehingga gempa dangkal kerap terjadi. Warga di kawasan pesisir Sumba dan Flores disarankan memeriksa struktur bangunan setelah guncangan.
Informasi soal gempa susulan dan potensi bencana lanjutan sebaiknya mengacu pada BMKG serta otoritas kebencanaan setempat. Belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan atau korban akibat gempa pagi ini.