RAMALLAH — Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina secara resmi menyampaikan duka cita mendalam kepada para pemimpin, pemerintah, dan rakyat Indonesia menyusul gempa bumi berkekuatan besar yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur. Pernyataan tersebut dirilis dari Ramallah sebagai bentuk solidaritas internasional terhadap musibah kemanusiaan yang tengah dihadapi Indonesia.
Dalam keterangan resminya, pemerintah Palestina menyebutkan bahwa bencana tersebut telah menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka, serta mengakibatkan kerusakan luas pada tempat tinggal warga, infrastruktur, dan berbagai bangunan publik. Pihaknya mengikuti perkembangan situasi di NTT dengan penuh perhatian dan keprihatinan yang mendalam.
Palestina menyampaikan duka cita yang tulus kepada keluarga korban yang telah meninggal dunia akibat bencana tersebut. Selain itu, mereka juga mendoakan agar para korban luka segera diberikan pemulihan dan kesembuhan.
Lebih lanjut, Kemlu Palestina menyampaikan harapan agar para personel tim pencarian dan penyelamatan (SAR) serta otoritas terkait di Indonesia diberikan kemudahan dan keberhasilan dalam menjalankan tugas. Upaya penyelamatan korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan menjadi perhatian utama, sekaligus kelancaran proses mitigasi dampak bencana di lapangan.
Pemerintah Palestina menegaskan solidaritas penuhnya terhadap Indonesia dalam menghadapi masa sulit ini. Mereka juga menyatakan keyakinan yang kuat bahwa Indonesia, dengan segala sumber daya dan ketangguhan masyarakatnya, akan mampu menghadapi bencana serta mengatasi berbagai dampak yang ditimbulkannya sesegera mungkin.
Pernyataan dukungan ini menjadi salah satu bentuk solidaritas internasional yang mengalir untuk Indonesia pasca-bencana di NTT. Sebelumnya, berbagai negara dan organisasi kemanusiaan juga telah menyampaikan simpati serta menawarkan bantuan untuk mendukung proses evakuasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak.