Revitalisasi Sekolah di Kabupaten Kupang: Hampir 60 SD dan SMP Terima Perbaikan Fisik, Dana Dikelola Langsung Tim Sekolah

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:24:31 WIB
Hampir 60 satuan pendidikan SD dan SMP di Kabupaten Kupang menerima bantuan perbaikan fisik sekolah.

KUPANG — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang, Marthen Rahakbauw, mengungkapkan bahwa proses pendampingan terhadap sekolah penerima bantuan terus berjalan. Pendampingan dilakukan hingga anggaran masuk ke rekening masing-masing satuan pendidikan dan kegiatan perbaikan dapat dieksekusi di lapangan.

Dari total usulan yang diajukan sekitar 300 sekolah, realisasi bantuan saat ini baru mencakup hampir 60 satuan pendidikan untuk jenjang SD dan SMP. Jika digabungkan dengan jenjang SMA yang dikelola pemerintah provinsi, serta PAUD dan PKB, jumlah penerima manfaat dipastikan jauh lebih banyak.

Lebih dari 20 Lembaga PAUD dan PKB Ikut Bimbingan Teknis

Untuk kelompok PAUD dan PKB, tercatat lebih dari 20 lembaga telah mengikuti bimbingan teknis. Sekitar 10 di antaranya bahkan telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai syarat pencairan dana.

Marthen menjelaskan bahwa usulan perbaikan sekolah tidak hanya berasal dari pihak sekolah dan dinas pendidikan. Aspirasi anggota DPRD serta intervensi langsung dari kementerian melalui program SERUNI dan berbagai jalur pendukung lainnya turut mendorong realisasi program ini.

Fokus Perbaikan Fisik dan Pengawasan Masyarakat

Perbaikan yang dilakukan menyasar aspek fisik bangunan sekolah. Beberapa pekerjaan yang menjadi prioritas meliputi penggantian atap, perbaikan plafon dan dinding, lantai, toilet, hingga perbaikan lapangan.

Seluruh kegiatan pengadaan dan pengerjaan dikelola langsung oleh tim P2SP yang dibentuk di tingkat sekolah. Pembentukan tim ini mengacu pada petunjuk teknis yang berlaku sehingga masyarakat dapat turut serta mengawasi jalannya perbaikan.

"Seluruh kegiatan dikelola langsung oleh tim P2SP yang dibentuk di tingkat sekolah sesuai petunjuk teknis yang berlaku. Sehingga masyarakat dapat turut serta mengawasi dan memastikan perbaikan sekolah berjalan dengan baik," pungkas Marthen.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: flobamora-spot.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top