KUPANG — Ribuan warga dan simpatisan memadati area kedatangan Bandara El Tari, Kupang, sejak sebelum pesawat mendarat. Meski bukan lagi presiden petahana, sosok Jokowi tetap menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat NTT yang ingin berjabat tangan atau sekadar mengabadikan momen bersama mantan kepala negara dua periode tersebut.
Begitu tiba, Jokowi yang mengenakan kemeja putih dan topi putih langsung menjadi pusat perhatian. Kain tenun khas NTT terlihat melingkar di lehernya, sebuah sambutan adat yang melekat sejak ia menginjakkan kaki di tanah Timor. Jokowi tampak melayani sejumlah permintaan swafoto dari warga yang berdesakan mendekat, sebelum akhirnya bergerak menuju kendaraan yang telah disiapkan.
Setibanya di Kupang, agenda pertama Jokowi bukanlah pertemuan resmi, melainkan ibadah. Ia menunaikan Salat Jumat di Masjid Al Mujahidin yang berada di kawasan Penfui, Kota Kupang. Kehadiran Jokowi di masjid tersebut sempat menarik perhatian jamaah yang tengah melaksanakan ibadah.
Usai menunaikan Salat Jumat, rangkaian kegiatan Jokowi berlanjut ke kawasan Pantai Oesina, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Di lokasi tersebut, ia dijadwalkan menemui masyarakat secara langsung. Agenda kemudian berlanjut dengan peninjauan sebuah gudang di kawasan Jalur 40, Kota Kupang, sebelum akhirnya beristirahat di Hotel Harper.
Kunjungan Jokowi di NTT tidak berhenti di hari pertama. Pada Sabtu (1/8/2026), mantan Gubernur DKI Jakarta itu dijadwalkan hadir dalam kegiatan car free day di Jalan El Tari, Kota Kupang, pada pagi hari. Momen ini diprediksi akan kembali dimanfaatkan warga untuk bertemu langsung dengan Jokowi di ruang publik.
Siang harinya, Jokowi dijadwalkan menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang berlangsung di Hotel Harper. Rangkaian kunjungan akan ditutup dengan kehadirannya dalam Festival Budaya yang digelar di kawasan Pantai Tedis, Kota Kupang, pada Sabtu sore.
Kunjungan ini menjadi lawatan pertama Jokowi ke Provinsi Nusa Tenggara Timur sejak mengakhiri masa jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia. Meski statusnya kini merupakan presiden ke-7, antusiasme masyarakat NTT menunjukkan bahwa kedekatan emosional dengan tokoh nasional masih sangat kuat, terutama di daerah yang kerap menjadi tujuan kunjungan kerja saat ia masih menjabat.
Kehadiran Jokowi di tengah masyarakat NTT juga menjadi perhatian bagi aparat keamanan setempat. Pengamanan ketat terlihat di se sejumlah titik yang menjadi agenda kunjungan, meski interaksi langsung antara Jokowi dan warga tetap berlangsung hangat dan cair.