NUSA TENGGARA TIMUR — Klub raksasa Serie A itu mencari cara kreatif untuk memenangkan persaingan mendapatkan tanda tangan Udogie. Menurut laporan Calciomercato, salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah menyertakan penyerang asal Kanada, Jonathan David, dalam kesepakatan tukar guling.
Nama David masuk dalam paket pertukaran setelah performanya di Juventus belum sesuai ekspektasi. Penyerang berusia 25 tahun itu masih kesulitan memberikan dampak signifikan bagi lini depan Bianconeri sejak bergabung.
Manajemen klub asal Turin itu menilai opsi ini bisa menjadi solusi win-win solution. Tottenham disebut membutuhkan tambahan amunisi di lini serang, sementara Juventus ingin memperkuat sektor bek kiri yang selama ini menjadi titik lemah.
Udogie bukan nama asing bagi pengamat sepak bola Italia. Sebelum hijrah ke Tottenham, ia menimba ilmu di Serie A bersama Udinese dan menunjukkan perkembangan pesat sebagai full-back modern.
Meski kini menjadi bagian penting skuad asuhan Ange Postecoglou, performa Udogie dalam beberapa periode terakhir disebut membuka peluang terjadinya transfer. Situasi itu membuat Juventus kembali memantau perkembangan sang pemain.
Persaingan mendapatkan jasa Udogie diprediksi tidak akan mudah. Selain Juventus, beberapa klub papan atas Eropa juga dikabarkan tertarik memboyong pemain timnas Italia tersebut.
Bianconeri harus bergerak cepat jika ingin mengamankan tanda tangan bek kiri berusia 23 tahun itu. Bursa transfer musim panas akan dibuka dalam beberapa pekan mendatang, dan negosiasi antar klub diperkirakan berlangsung alot.
Skema tukar pemain menjadi pilihan realistis bagi Juventus yang tengah berupaya menyehatkan keuangan klub. Alih-alih mengeluarkan dana segar dalam jumlah besar, mereka lebih memilih memasukkan David sebagai alat tawar.
Keputusan akhir tetap berada di tangan Tottenham. Klub Premier League itu harus mempertimbangkan apakah nilai tukar Jonathan David sebanding dengan kehilangan salah satu bek kiri terbaik mereka saat ini.