BYD Dolphin G Resmi Jadi PHEV Supermini Terkecil di Inggris, Target Langsung Lawan Renault Clio dan Toyota Yaris

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Selasa, 26 Mei 2026 | 22:54:47 WIB
BYD Dolphin G resmi diluncurkan sebagai supermini PHEV terkecil di Inggris.

NUSA TENGGARA TIMURBYD secara resmi mengumumkan model baru mereka, Dolphin G, yang disebut sebagai supermini PHEV terkecil di Inggris. Mobil ini menjadi kendaraan pertama dari pabrikan asal China yang dirancang khusus untuk konsumen Eropa, bukan sekadar adaptasi dari model global. Peluncuran penuh dijadwalkan pada Juni mendatang, dengan detail spesifikasi lengkap menyusul.

Mesin 1.500 cc Jadi Generator, Motor Listrik yang Gerakkan Roda Depan

BYD belum merinci secara penuh arsitektur sistem Super Hybrid yang digunakan. Namun, dari bocoran teknis yang beredar, powertrain Dolphin G diperkirakan mirip dengan sistem yang dipasang di SUV kecil Atto 2 DM-i.

Kombinasinya menggabungkan mesin bensin 1,5 liter yang berfungsi sebagai generator untuk motor listrik yang menggerakkan roda depan. Dengan konfigurasi ini, BYD mengklaim Dolphin G mampu menempuh jarak gabungan bensin dan listrik lebih dari 621 mil atau sekitar 1.000 km.

Segmen B Jadi Target Utama, BYD Ingin Dikenal Sebagai Merek Eropa

Wakil Presiden Eksekutif BYD, Stella Li, menyebut segmen B Eropa “sebagai salah satu bagian terpenting dari pasar” dan ingin Dolphin G “mendefinisikan ulang apa yang dapat diharapkan pelanggan dari mobil kompak di era listrik.”

Dolphin G adalah model pertama dari rencana jajaran kendaraan segmen B dan C yang tengah dikembangkan BYD khusus untuk Eropa. Li sebelumnya menegaskan bahwa “tujuan kami adalah agar konsumen menganggap BYD sebagai merek Eropa.”

Produksi di Hongaria, Siap Gempur Pasar Supermini Eropa

Untuk mendukung strategi tersebut, BYD kemungkinan besar akan memproduksi Dolphin G di pabrik barunya di Hongaria. Langkah ini sekaligus menghindari bea masuk impor dari China dan memperkuat posisi merek di mata konsumen lokal.

Di pasar Inggris, Dolphin G akan menjadi saudara dari Dolphin Surf EV, namun dengan keunggulan PHEV yang memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna yang belum siap sepenuhnya beralih ke mobil listrik murni. Kompetitor seperti Renault Clio, Volkswagen Polo, dan Toyota Yaris selama ini hanya mengandalkan mild-hybrid atau full-hybrid tanpa kemampuan plug-in.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: autocar.co.uk This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top