PCI Kota Kupang Bidik Atlet Pelajar SD-SMP Lewat Pembenahan Organisasi dan Kompetisi Berjenjang

Penulis: Aditya Nugraha  •  Minggu, 10 Mei 2026 | 12:28:28 WIB
Pengurus PCI Kota Kupang fokus pembinaan atlet kriket pelajar SD-SMP dengan pembenahan organisasi.

KUPANG — Pengurus Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kota Kupang periode 2026–2030 resmi menetapkan arah baru organisasi dengan menyasar pembinaan atlet sejak usia sekolah dasar. Kepemimpinan Serena C. Francis ini mengawali masa bakti dengan rencana memperkuat sistem pendataan dan legalitas sebagai basis pengembangan prestasi jangka panjang.

Ketua Bidang Organisasi PCI Kota Kupang, Joni Higa Huki, menjelaskan bahwa profesionalisme pengelolaan menjadi syarat mutlak sebelum melangkah ke program teknis di lapangan. Menurutnya, tanpa administrasi yang tertib, sulit bagi cabang olahraga kriket untuk berkembang secara kompetitif di level daerah maupun nasional.

“Ke depan, bidang organisasi akan menata penyusunan legalitas organisasi, pembenahan database atlet, serta pengembangan sumber daya manusia. Selain itu, kami juga akan memperkuat sistem evaluasi dan pelaporan agar organisasi berjalan lebih tertib dan profesional,” ujar Joni di Kupang, Sabtu (9/5/2026).

Fokus Penataan Administrasi dan Database Atlet

Langkah awal yang diambil pengurus baru adalah melakukan audit internal terhadap legalitas klub dan pendataan atlet yang sudah ada. Joni, yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD/MI Kota Kupang, menilai basis data yang akurat akan memudahkan pemantauan perkembangan bakat secara berjenjang.

Pembenahan tata kelola ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem olahraga yang lebih terarah. Dengan sistem pelaporan yang transparan, PCI Kota Kupang optimistis dapat menarik lebih banyak dukungan untuk pembinaan atlet muda di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur tersebut.

Rencana Ekshibisi Kriket Libatkan 15 Klub Pelajar

Selain urusan internal organisasi, PCI Kota Kupang tengah menyiapkan agenda teknis untuk memperkenalkan kriket ke lingkungan sekolah. Program ini bertujuan memperluas basis massa olahraga kriket yang selama ini belum sepopuler cabang olahraga lainnya di kalangan pelajar.

Dalam waktu dekat, organisasi menjadwalkan kegiatan ekshibisi yang akan melibatkan sedikitnya 15 klub. Peserta terdiri dari enam klub tingkat sekolah dasar (SD) dan empat klub tingkat sekolah menengah pertama (SMP) yang tersebar di wilayah Kota Kupang.

“Ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan cricket ke sekolah-sekolah, baik SD maupun SMP di Kota Kupang,” kata Joni menambahkan.

Siapkan Atlet untuk Ajang POPDA hingga PON

Target akhir dari rangkaian pembenahan ini adalah mencetak atlet-atlet yang siap bersaing di panggung besar. PCI Kota Kupang merancang kompetisi antarpelajar secara rutin sebagai wadah seleksi untuk menjaring bibit unggul yang akan mewakili daerah.

Melalui kompetisi yang berjenjang, para atlet muda ini diproyeksikan untuk mengisi slot di berbagai ajang bergengsi, mulai dari Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA), Kejuaraan Daerah (Kejurda), hingga babak kualifikasi Pra-PON dan Pekan Olahraga Nasional (PON).

Senada dengan hal tersebut, anggota Bidang Humas PCI Kota Kupang, Okto Rihi Ga, menegaskan bahwa kepengurusan periode ini ingin membawa perubahan pada pola komunikasi dan keterbukaan informasi organisasi. Ia menyebut tata kelola yang modern dan transparan menjadi kunci utama untuk menjawab tantangan pembinaan atlet di masa depan.

Reporter: Aditya Nugraha
Sumber: flobamora-spot.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top