Karo SDM Polda NTT Motivasi Casis Manggarai Gugur Tes Psikologi

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Selasa, 05 Mei 2026 | 11:31:02 WIB
Karo SDM Polda NTT memberikan motivasi kepada casis Manggarai yang gagal tes psikologi.

KUPANG — Suasana haru mewarnai pelaksanaan ujian psikologi seleksi Bintara Polri di Panitia Daerah (Panda) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT). Di tengah ketatnya persaingan, seorang calon siswa (casis) bernama Apranus Belong harus menerima kenyataan tidak lulus dalam tahapan tersebut.

Apranus, pemuda asal Kabupaten Manggarai, tampak terpukul setelah mengetahui hasil tesnya. Namun, momen kekecewaan itu mendapat perhatian langsung dari Karo SDM Polda NTT, Kombes Pol Dr Juli Agung Prabowo, yang berada di lokasi ujian untuk memantau jalannya seleksi.

Perwira menengah Polri tersebut menghampiri Apranus untuk memberikan suntikan semangat dan penguatan mental. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian institusi terhadap kondisi psikologis para peserta yang belum berhasil melaju ke tahap berikutnya.

Pendekatan Humanis Karo SDM Polda NTT kepada Peserta

Kombes Pol Juli Agung Prabowo menekankan bahwa kegagalan dalam satu tahapan seleksi bukan berarti akhir dari masa depan seseorang. Ia mengajak Apranus untuk mengevaluasi kekurangan dan mempersiapkan diri lebih matang jika ingin mencoba kembali pada kesempatan mendatang.

"Jangan pernah menyerah. Kegagalan hari ini adalah pelajaran untuk menjadi lebih baik ke depan. Masih ada kesempatan lain jika terus berusaha dan mempersiapkan diri," kata Juli Agung di hadapan casis tersebut.

Menurutnya, proses seleksi anggota Polri merupakan perjalanan panjang yang menguji ketahanan fisik, mental, hingga intelektual. Kesiapan mental dalam menghadapi hasil yang tidak sesuai harapan menjadi bagian penting dari pendewasaan seorang calon prajurit Bhayangkara.

Evaluasi dan Persiapan untuk Seleksi Mendatang

Polda NTT memastikan bahwa seluruh rangkaian seleksi Bintara Polri dilakukan secara transparan dan akuntabel. Bagi para peserta yang gugur, pihak panitia tetap memberikan ruang edukasi agar mereka memahami poin-poin mana yang perlu diperbaiki.

Kehadiran pejabat utama Polda NTT di tengah para casis diharapkan mampu meredam trauma psikologis akibat kegagalan. Motivasi ini juga menjadi pengingat bagi peserta lain bahwa integritas dan kerja keras adalah kunci utama dalam mengikuti rekrutmen kepolisian.

Apranus Belong yang mendapatkan motivasi tersebut tampak kembali tegar. Meski langkahnya terhenti di tes psikologi tahun ini, dukungan moral dari Karo SDM menjadi bekal penting bagi pemuda asal Manggarai tersebut untuk menentukan langkah selanjutnya.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Back to top