ROTE NDAO — Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyatakan pemantauan kemampuan pemain harus berjalan lewat penampilan di berbagai kompetisi, bukan seleksi singkat menjelang turnamen regional. Penegasan itu disampaikannya saat membuka turnamen sepak bola NasDem Cup di Lapangan Sanggaoen, Senin, 21 September 2026.
Menurut Paulus, sistem kompetisi berjenjang memungkinkan PSSI mengamati kemampuan pemain dalam jangka waktu lebih panjang. Data penampilan dari kompetisi rutin itu akan menjadi bahan pertimbangan saat menyusun skuad Perserond, tim sepak bola kabupaten.
"Dengan kegiatan seperti ini kita akan memantau kemampuan dan potensi anak-anak kita," ujar Paulus.
Kompetisi sepak bola ke depan akan dibagi dalam tiga wilayah. Wilayah timur dapat menggunakan lapangan di Pantai Baru, wilayah barat memanfaatkan lapangan Oenale atau Nemberala, sedangkan wilayah tengah direncanakan memakai fasilitas olahraga di Ba'a.
Pertandingan lanjutan hingga semifinal dan final direncanakan dipusatkan di wilayah Kota Ba'a. Pola ini memberi kesempatan lebih luas bagi pemain dari desa-desa untuk menunjukkan kemampuan sebelum masuk babak penentuan.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao juga membuka peluang pengembangan Liga Pelajar sebagai bagian dari pembinaan usia muda. Seluruh agenda tersebut diarahkan untuk membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan, tidak berhenti pada satu turnamen.
Dukungan terhadap pengembangan sepak bola diharapkan berjalan bersama PSSI, klub, pemerintah desa, dan masyarakat. Paulus yang juga menjabat Ketua KONI Rote Ndao menilai sistem kompetisi penting untuk memperbaiki proses pembentukan Perserond, yang selama ini dinilai terlalu bergantung pada seleksi waktu terbatas.
NasDem Cup 2026 menjadi salah satu kompetisi yang membuka ruang pemantauan pemain lokal. Dari turnamen itu, talenta-talenta Rote Ndao mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan di hadapan masyarakat dan pengurus sepak bola daerah.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyatakan akan mendukung pengembangan olahraga, khususnya sepak bola, sebagai bagian dari pembinaan jangka panjang. Liga Desa dan Piala Bupati disiapkan menjadi fondasi agar pencarian pemain tidak lagi bergantung pada seleksi singkat.