NUSA TENGGARA TIMUR — Peluncuran Legion Y700 Infinite ini menarik karena langsung membidik niche yang jarang tersentuh: tablet gaming kompak. Alih-alih layar 11-12 inci seperti kebanyakan flagship, Lenovo mempertahankan bodi 8,4 inci yang lebih mudah digenggam saat sesi gaming panjang. Kombinasi chipset flagship dan layar OLED 165Hz di ukuran ini jelas bukan sekadar upgrade spesifikasi, tapi pernyataan bahwa tablet gaming tidak harus besar.
Spesifikasi inti Legion Y700 Infinite sangat agresif. Layar OLED 8,4 inci dengan refresh rate 165Hz adalah salah satu yang tertinggi di kelasnya, dan ini penting untuk game kompetitif yang menuntut respons cepat. Ditambah Snapdragon 8 Elite Gen 5, tablet ini dirancang untuk menjalankan game berat dengan setting tinggi tanpa kompromi.
Yang membuat perangkat ini menarik adalah dukungan konektivitas 5G dual-SIM dengan mode dual-standby. Artinya, tablet ini tidak hanya bergantung pada Wi-Fi; pengguna bisa memakainya sebagai perangkat mobile mandiri dengan kartu SIM aktif, sebuah nilai tambah yang jarang ada di tablet gaming sekelasnya.
Lenovo memasarkan Legion Y700 Infinite dalam tiga varian memori di China, dengan harga peluncuran terbatas sebagai berikut:
Perlu dicatat, harga normal yang dipatok cukup tinggi untuk kategori tablet Android. Namun, harga peluncuran ini memberikan insentif bagi early adopter di China. Lenovo belum mengumumkan jadwal rilis global, jadi pasar Indonesia masih harus menunggu kepastian ketersediaan dan harga resmi.
Meski spesifikasinya menggiurkan, ada beberapa catatan yang perlu dipertimbangkan. Pertama, belum ada konfirmasi soal versi resmi Indonesia. Jika masuk lewat jalur impor, harganya bisa melonjak jauh dari estimasi konversi langsung. Kedua, daya tahan baterai dengan layar 165Hz dan chipset flagship adalah teka-teki yang belum terjawab—klaim pabrikan soal kapasitas mAh dan efisiensi belum dirilis, jadi kita belum bisa menilai berapa lama pemakaian real-world-nya.
Ketiga, ekosistem aksesori gaming seperti keyboard atau stylus untuk tablet sekecil ini juga belum diumumkan. Ini penting untuk menilai apakah perangkat ini benar-benar bisa menggantikan tablet besar untuk produktivitas, atau murni untuk gaming.
Legion Y700 Infinite adalah langkah berani Lenovo untuk menghidupkan kembali segmen tablet gaming kompak. Spesifikasinya di atas kertas sangat impresif, dan dukungan 5G dual-SIM membuatnya lebih fleksibel daripada sekadar konsol genggam. Namun, sebelum memutuskan mengeluarkan uang puluhan juta rupiah, kita perlu melihat hasil uji performa termal dan daya tahan baterai dari reviewer independen. Untuk saat ini, perangkat ini layak masuk daftar tunggu, terutama bagi pengguna yang menginginkan perangkat gaming sekunder yang ringkas dan bertenaga.