Pencarian

Pemkot Kupang Kejar Verifikasi Data Sensus Ekonomi 2026, Kelapa Lima Baru 44 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 • 05:31:31 WIB
Pemkot Kupang Kejar Verifikasi Data Sensus Ekonomi 2026, Kelapa Lima Baru 44 Persen
Rapat koordinasi Tim Kerja Sensus Ekonomi 2026 digelar di Kupang, Rabu.

KUPANG — Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota Kupang Ignasius Lega meminta seluruh perangkat daerah bergerak bersama mempercepat verifikasi data Sensus Ekonomi 2026. Permintaan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Tim Kerja Sensus Ekonomi 2026 di Kupang, Rabu.

Ignasius menegaskan sensus ekonomi bukan urusan Badan Pusat Statistik semata. Menurut dia, seluruh jajaran pemerintah kota memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan data usaha di Kota Kupang terkonfirmasi sebelum tenggat 15 Oktober 2026.

"Saya berharap seluruh perangkat daerah tidak melihat sensus ekonomi sebagai urusan BPS semata. Ini adalah pekerjaan bersama pemerintah daerah. Bangun komunikasi, bangun koordinasi," katanya.

Kelapa Lima Tertinggal, Kota Lama Sudah 100 Persen

Kepala BPS Kota Kupang Ivadia Elmina Patola menyampaikan data Sensus Ekonomi 2026 sudah tersedia dan kini masuk tahap verifikasi bersama camat dan lurah. Dari capaian sementara, tingkat konfirmasi antarwilayah belum merata.

Kecamatan Kelapa Lima tercatat paling rendah dengan konfirmasi 44 persen. Kecamatan Kota Lama sudah mencapai 100 persen. Selisih itu menjadi perhatian dan perlu ditindaklanjuti kecamatan serta kelurahan yang capaiannya masih rendah.

Ivadia berharap koordinasi seluruh pihak mempercepat penyelesaian sensus sesuai jadwal. Data berkualitas dibutuhkan sebagai dasar perencanaan dan pembangunan daerah.

Data Akurat Jadi Dasar Kebijakan Tepat Sasaran

Ignasius menyebut sensus ekonomi bukan sekadar mencatat jumlah usaha. Pemerintah kota membutuhkan gambaran utuh aktivitas ekonomi warga, mulai dari perdagangan, jasa, industri, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga usaha mikro dan kecil.

Data itu dipakai untuk mengidentifikasi wilayah yang berkembang, kelompok yang masih butuh perhatian, dan bentuk intervensi kebijakan yang sesuai. Menurut dia, kualitas data menentukan kualitas kebijakan yang diambil.

"Karena itu, data yang baik akan menentukan kebijakan yang baik. Kalau datanya tepat, kita bisa merancang program yang lebih tepat sasaran. Kalau datanya lemah, kebijakan kita juga berisiko tidak menjawab persoalan yang sebenarnya," ujarnya.

Camat dan Lurah Diminta Manfaatkan Waktu Tersisa

Ignasius mengingatkan komitmen penyelesaian Sensus Ekonomi 2026 sudah menjadi bagian arahan kepala daerah yang ditandatangani dan diluncurkan Wali Kota Kupang. Camat dan lurah diminta memberi perhatian serius serta memanfaatkan waktu yang tersedia secara optimal.

Semangat kolaborasi itu, lanjutnya, sejalan dengan upaya Pemkot Kupang membangun Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

"Di balik setiap angka dalam data, ada pelaku usaha, ada pekerja, ada keluarga, dan ada kehidupan masyarakat yang sedang berjuang membangun kesejahteraan. Mari kita bekerja dengan data, mengambil keputusan dengan tepat, dan memastikan pembangunan Kota Kupang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat," pungkasnya.

Follow halokupang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kupang.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks