PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah galeri investasi di Nusa Tenggara Timur bertambah menjadi 23 hingga 2026, terdiri atas 15 galeri di perguruan tinggi dan delapan galeri edukasi. Penambahan empat galeri edukasi di Pulau Flores turut mendorong pertumbuhan investor pasar modal NTT yang kini mencapai 241.143 Single Investor Identification (SID) per Juni 2026.
KUPANG — Kepala BEI Perwakilan NTT Adevi Sabath Sofani menyampaikan penambahan galeri investasi berjalan seiring dengan meningkatnya upaya edukasi dan literasi pasar modal kepada masyarakat. Pihaknya menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja keras pengelola galeri di daerah.
"Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menghargai setiap kerja keras teman-teman yang ada di galeri investasi NTT dalam hal mengembangkan pasar modal, khususnya edukasi," kata Adevi di Kupang.
Galeri Investasi BEI berfungsi sebagai sarana bagi sivitas akademika dan masyarakat untuk memperoleh edukasi serta informasi mengenai pasar modal.
15 Galeri Perguruan Tinggi Ikut Galeri Investasi Award 2026
Dari 23 galeri investasi yang ada di NTT, sebanyak 15 galeri investasi perguruan tinggi memenuhi syarat untuk mengikuti kategori utama dan kategori pilihan dalam Galeri Investasi Award 2026.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kinerja galeri investasi dalam mengembangkan pasar modal. Penilaian mencakup penambahan jumlah rekening efek, peningkatan nilai transaksi, serta aktivitas edukasi dan pemerataan informasi.
"Di kategori utama itu ada galeri investasi dengan penambahan jumlah rekening efek terbaik. Lalu ada juga yang di kategori utama yang kedua adalah nilai transaksi yang terbaik. Lalu ada aktivitas edukasi dan pemerataan informasi yang terbaik," ujar Adevi.
Tiga Galeri Wakili NTT ke Tingkat Nasional di Jakarta
Sebanyak tiga Galeri Investasi akan mewakili NTT ke tingkat nasional di Jakarta. Ketiganya yakni Politeknik Negeri Kupang, Sekolah Tinggi Agama Islam Kupang, dan Politeknik El Bajo Commodus.
Pada 2026 terdapat penambahan empat Galeri Investasi Edukasi di Pulau Flores. Penambahan itu membuat total galeri investasi di NTT menjadi 23 galeri.
Investor Pasar Modal NTT Naik 6,7 Kali Lipat dalam Lima Tahun
Perkembangan jumlah galeri investasi berjalan seiring dengan pertumbuhan jumlah investor pasar modal di NTT. Per Juni 2026, jumlah investor pasar modal di provinsi itu tercatat 241.143 SID.
Dalam lima tahun terakhir, jumlah investor pasar modal NTT meningkat dari 35.761 menjadi 241.143 SID. Artinya, terjadi penambahan sekitar 6,7 kali lipat.
Pertumbuhan itu menempatkan NTT sebagai salah satu daerah dengan laju penambahan investor yang cukup cepat di kawasan timur Indonesia. Kehadiran galeri investasi di kampus dan komunitas dinilai menjadi pintu masuk utama bagi warga yang baru mengenal instrumen pasar modal.