Pencarian

4 Kampus Besar Kolaborasi Hadirkan Air Bersih dan Penguatan Kesehatan Hewan di Desa Fatukoko, TTS NTT

Kamis, 30 Juli 2026 • 12:20:01 WIB
4 Kampus Besar Kolaborasi Hadirkan Air Bersih dan Penguatan Kesehatan Hewan di Desa Fatukoko, TTS NTT
Tim dari ITB dan Unpad memperkenalkan sistem filtrasi air bersih di Desa Fatukoko, TTS, NTT, untuk mengolah air sungai menjadi air layak konsumsi.

TIMOR TENGAH SELATAN — Kolaborasi lintas universitas ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dikemas dalam skema Pengabdian Masyarakat Kolaborasi Indonesia (PMKI) 026. Tim dari ITB dan Unpad memperkenalkan sistem filtrasi air bersih yang dirancang khusus untuk mengatasi kesulitan warga Fatukoko mendapatkan air bersih.

“Sistem ini memanfaatkan air sungai yang diolah menjadi air layak konsumsi guna mendukung peningkatan kualitas hidup dan sanitasi masyarakat,” kata Prof Muhammad Ali Zulfikar, perwakilan tim ITB dan Unpad, dalam keterangan yang dikirim Kamis (30/7). Sebagai bentuk keberlanjutan, tim juga menyerahkan buletin panduan pemeliharaan alat kepada Pemerintah Desa Fatukoko.

Ratusan Ternak dan Hewan Kesayangan Dapat Pelayanan Kesehatan

Di sektor peternakan, UGM berkolaborasi dengan Undana dan Dinas Peternakan Kabupaten TTS. Fokus kegiatan ini adalah pelayanan kesehatan hewan dan edukasi pencegahan penyakit berbasis pendekatan One Health. Tim memberikan obat cacing kepada 100 ekor ternak, 60 ekor anjing, dan 60 ekor kucing.

“Ratusan ternak beserta hewan kesayangan kita beri vitamin,” kata Dr. dr. Hevi Wihadmadyatami, ketua tim dari Fakultas Kedokteran Hewan UGM. Ia menjelaskan, program ini didasarkan pada kebutuhan masyarakat setempat yang memiliki populasi ternak tinggi dan masih ditemukannya kasus penyakit hewan.

Edukasi Rabies Jadi Prioritas di Wilayah Endemis

Selain pengobatan, tim juga mengedukasi warga mengenai kesehatan lingkungan dan pencegahan rabies. Rabies merupakan salah satu penyakit zoonosis prioritas di NTT yang perlu diwaspadai. “Peningkatan kesehatan hewan perlu berjalan seiring dengan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan zoonosis dan kesehatan lingkungan,” tegas Hevi.

Dr. Yulfia Nellymalik, anggota tim dari FKH Undana, menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga promotif dan preventif. Untuk mendukung daya tahan tubuh hewan, pihaknya menyediakan 3 liter vitamin yang dicampurkan ke dalam air minum ternak serta 60 gel multivitamin bagi hewan kesayangan.

Mengapa Pendekatan One Health Penting di NTT?

Pendekatan One Health mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. Di wilayah dengan ketergantungan tinggi pada peternakan seperti TTS, pendekatan ini dinilai efektif untuk mencegah penularan penyakit dari hewan ke manusia. Program ini diharapkan menjadi model bagi desa-desa lain di NTT yang menghadapi persoalan serupa.

Follow halokupang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ugm.ac.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks