KUPANG — Prakirawan BMKG El Tari Kupang, Tulus Gabe Sianturi, menyampaikan kondisi cerah hingga berawan diperkirakan berlangsung merata di seluruh NTT mulai pagi hingga malam hari. Meski demikian, potensi kabut pada dini hari tetap perlu diwaspadai, terutama di sejumlah daerah dataran tinggi.
Empat Wilayah Berpotensi Kabut pada Dini Hari
Kabut diperkirakan menyelimuti Soe, Ende, Borong, dan Ruteng. Fenomena ini mengurangi jarak pandang dan berpotensi mengganggu aktivitas warga yang bepergian di pagi buta, khususnya pengendara kendaraan roda dua.
BMKG mencatat suhu udara di NTT berkisar antara 18 hingga 32 derajat Celsius. Sementara itu, daerah dataran tinggi seperti Manggarai dan Ngada memiliki suhu lebih sejuk, yakni 14 hingga 26 derajat Celsius.
Angin 20–40 Km/Jam, Waspada di Sabu Raijua
Angin diprakirakan bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 20 hingga 40 kilometer per jam. BMKG secara spesifik mengeluarkan peringatan dini potensi angin kencang yang berpeluang terjadi di wilayah Sabu Raijua.
"Kami mengimbau masyarakat untuk terus mengikuti informasi cuaca terkini sebagai acuan merencanakan aktivitas sehari-hari maupun perjalanan," ujar Tulus Gabe Sianturi dalam siaran Info Cuaca RRI.
Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem
Pembaruan prakiraan cuaca ini bertujuan membantu warga mengantisipasi potensi dampak, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami kabut dan angin kencang. Nelayan serta pelaku transportasi laut di Sabu Raijua diminta lebih waspada terhadap peningkatan kecepatan angin yang dapat memicu gelombang tinggi.
Informasi cuaca terbaru dapat diakses melalui kanal resmi BMKG El Tari Kupang maupun aplikasi Info BMKG.