Pencarian

IHSG Anjlok 2,42 Persen ke Level 5.679,75 di Sesi I, Investor NTT Diminta Waspadai Pelemahan

Selasa, 30 Juni 2026 • 12:45:31 WIB
IHSG Anjlok 2,42 Persen ke Level 5.679,75 di Sesi I, Investor NTT Diminta Waspadai Pelemahan
IHSG melemah 2,42 persen ke level 5.679,75 pada sesi pertama perdagangan hari ini.

JAKARTA — IHSG bergerak di zona merah sejak awal perdagangan. Indeks sempat menyentuh level tertinggi di angka 5.811,67 sebelum akhirnya tertekan hingga ke level terendah 5.638,58 pada sesi pertama.

Investor Asing Masih Lakukan Aksi Jual Bersih Rp854 Miliar

Tekanan jual masih berasal dari investor asing. Data mencatat, net sell saham oleh investor asing mencapai Rp854 miliar pada perdagangan Senin (29/6) kemarin. Aliran keluar modal ini memperburuk sentimen pasar di awal pekan.

Tim Analis Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak sideways di rentang 5.700–5.900 pada perdagangan hari ini. "Katalis positif dalam jangka pendek minim, disertai tingginya kehati-hatian investor menjelang rilis data makro domestik," kata Tim Analis Phintraco Sekuritas dalam keterangan resmi, Selasa (30/6/2026).

Rencana Tambahan Anggaran Rp984 Triliun untuk 2027 Jadi Sorotan

Di sisi lain, pelaku pasar tengah mencermati usulan tambahan anggaran belanja Kementerian/Lembaga yang mencapai Rp984 triliun untuk tahun anggaran 2027. Badan Anggaran DPR menyatakan usulan tersebut akan disampaikan secara resmi kepada Menteri Keuangan untuk dipertimbangkan dalam penyusunan RAPBN 2027.

Jika disetujui, penambahan anggaran belanja ini akan membuat pos pengeluaran di APBN mengalami kenaikan signifikan. Analis menilai hal itu berisiko memperlebar defisit APBN dan berpotensi menekan pasar obligasi serta nilai tukar rupiah.

Wacana Pembentukan DKIN: Antara Daya Saing dan Efisiensi Birokrasi

Pemerintah juga berencana membentuk Dewan Kawasan Industri Nasional (DKIN) sebagai forum koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Dewan ini akan dipimpin langsung oleh presiden sebagai ketua, wakil presiden sebagai wakil ketua, dan menteri perindustrian sebagai ketua harian.

Menurut Tim Phintraco, jika diimplementasikan secara baik, DKIN dapat menyelesaikan hambatan lintas sektoral sehingga meningkatkan daya saing industri nasional. "Di sisi lain, pembentukan lembaga baru dikhawatirkan bertentangan dengan semangat penyederhanaan birokrasi pemerintah," ucapnya.

Bagi investor di Nusa Tenggara Timur yang memiliki portofolio saham, pelemahan IHSG ini menjadi sinyal untuk lebih selektif dan mencermati pergerakan sektor-sektor defensif. Pasar masih menunggu data makro domestik sebagai pijakan langkah selanjutnya.

Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks