MANGGARAI — Bantuan kemanusiaan dari Kodam III/Siliwangi dan Persit Kartika Chandra Kirana Daerah III/Siliwangi menyasar masyarakat Nusa Tenggara Timur yang masih menjalani pemulihan pascabencana. Nilai keseluruhan bantuan mencapai sekitar Rp2 miliar, dengan sebagian besar disalurkan dalam bentuk barang kebutuhan pokok dan perlengkapan sehari-hari.
Dari total tersebut, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah III/Siliwangi Ny. Riri Kosasih menyerahkan bantuan senilai Rp200 juta dalam bentuk barang. Bantuan itu diharapkan memenuhi kebutuhan warga terdampak sekaligus meringankan beban mereka selama masa pemulihan.
Riri Kosasih menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan empati kepada masyarakat yang sedang menghadapi cobaan akibat bencana alam.
"Bagi kami, kepedulian kepada sesama merupakan panggilan kemanusiaan yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Bantuan ini mungkin tidak dapat menghapus seluruh kesulitan yang dihadapi masyarakat NTT, tetapi kami berharap dapat meringankan beban mereka dan memberikan semangat bahwa masih banyak saudara yang peduli dan ingin membantu," ungkap Ny. Riri Kosasih.
Ia menegaskan bahwa Persit Kartika Chandra Kirana tidak hanya berperan sebagai pendamping dalam pengabdian prajurit TNI Angkatan Darat. Organisasi itu juga memiliki kepedulian sosial untuk hadir dan berbagi dengan masyarakat, terutama saat menghadapi situasi sulit akibat bencana.
Elfira Kaunang selaku koordinator pemberangkatan barang bantuan menyampaikan apresiasi kepada Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih beserta keluarga besar Kodam III/Siliwangi, khususnya Ny. Riri Kosasih. Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak, tetapi juga memberikan dukungan moral bagi mereka yang sedang berjuang melewati masa pemulihan.
"Kami menyampaikan terima kasih atas kepedulian Pangdam III/SLW, Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., keluarga besar Kodam III/Siliwangi, khususnya Ibu Ny. Riri Kosasih selaku Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah III/Siliwangi. Bantuan ini merupakan wujud nyata kasih dan persaudaraan yang sangat berarti bagi masyarakat NTT. Kami berharap seluruh bantuan dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana," ujar Elfira Kaunang.
Ia menjelaskan bahwa koordinasi dalam pemberangkatan barang bantuan menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan dapat disalurkan dan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan. Dengan koordinasi yang baik, bantuan diharapkan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kebutuhan warga selama menghadapi dampak bencana dan menjalani proses pemulihan.
Apresiasi serupa disampaikan Viky Jehambut, tokoh pemuda sekaligus koordinator lapangan penerima bantuan di Nusa Tenggara Timur. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Mayjen TNI Kosasih dan Ny. Riri Kosasih atas perhatian, kepedulian, serta bantuan barang yang diberikan kepada masyarakat NTT.
"Atas nama masyarakat penerima bantuan di Nusa Tenggara Timur, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Mayjen Kosasih dan Ibu Ny. Riri Kosasih, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah III/Siliwangi, atas perhatian dan bantuan kemanusiaan yang diberikan. Bagi kami, bantuan ini bukan hanya tentang barang yang diterima, tetapi juga tentang ketulusan, kepedulian, dan persaudaraan yang kami rasakan dari saudara-saudara kami di Jawa Barat dan Banten," ungkap Viky Jehambut.
Ia menambahkan, perhatian tersebut menjadi penyemangat bagi masyarakat NTT untuk tetap kuat menghadapi masa sulit. Bantuan yang diterima juga diharapkan mempercepat proses pemulihan kehidupan warga di sejumlah titik terdampak bencana.
Riri Kosasih menutup dengan pesan agar semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama terus dijaga selama masa pemulihan.
"Dalam kondisi seperti ini, yang paling penting adalah menjaga semangat kebersamaan dan menumbuhkan harapan. Semoga bantuan ini membawa manfaat bagi masyarakat penerima, menjadi penguat di tengah kesulitan, serta mengingatkan kita semua bahwa nilai kemanusiaan dan gotong royong harus selalu dijaga," tambahnya.