LABUAN BAJO — Tim Kementerian PKP menyambangi sejumlah rumah penerima bantuan di Labuan Bajo untuk melihat kondisi hunian sekaligus berdialog dengan warga. Kunjungan lapangan menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan pelaksanaan program peningkatan kualitas rumah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Melalui peninjauan itu, tim Kementerian PKP dapat mengetahui kondisi hunian dan persoalan yang dihadapi warga secara langsung. Pengawasan lapangan dinilai perlu agar program perumahan tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima.
Teddy Paul H. Siagian menegaskan, peninjauan dilakukan dengan melihat langsung kondisi rumah penerima bantuan sekaligus berdialog dengan warga. Menurut dia, program bedah rumah harus bermanfaat bagi warga di Labuan Bajo dan tepat sasaran.
"Kami ingin memastikan bedah rumah ini bermanfaat bagi warga di Labuan Bajo dan tepat sasaran," ujar Teddy dalam keterangan tertulis, Minggu (11/10).
Dia menambahkan, tim melihat secara langsung kondisi rumah penerima bantuan sekaligus berdialog dengan masyarakat. Dialog itu untuk mengetahui secara langsung kebutuhan dan kondisi yang dihadapi di lapangan.
"Tim melihat secara langsung kondisi rumah penerima bantuan sekaligus berdialog dengan masyarakat untuk mengetahui secara langsung kebutuhan dan kondisi yang dihadapi di lapangan," katanya.
Program bedah rumah menyasar perbaikan kondisi rumah yang sebelumnya memiliki berbagai keterbatasan agar menjadi lebih layak huni. Perbaikan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak.
Program ini juga menjadi bagian dari Program 3 Juta Rumah yang ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak. Bagi masyarakat penerima, program bedah rumah diharapkan tidak hanya memperbaiki kerusakan fisik bangunan, tetapi juga meningkatkan kualitas tempat tinggal.
Hunian yang lebih layak diharapkan memberikan rasa aman dan mendukung kehidupan keluarga yang lebih sehat dan nyaman. Teddy menyebut rumah bukan hanya tempat berteduh, karena di sana keluarga membangun kehidupan, membesarkan anak-anak, dan menyimpan harapan.
"Rumah bukan hanya tempat untuk berteduh, karena di sana keluarga membangun kehidupan, membesarkan anak-anak, dan menyimpan harapan. Oleh karena itu, memastikan masyarakat memiliki rumah yang layak merupakan bagian penting dari tugas pemerintah," ujar Teddy.
Teddy menambahkan, pelaksanaan program perumahan membutuhkan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, balai, dan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mendukung penyediaan dan peningkatan kualitas hunian masyarakat.
Harapannya, setelah rumah diperbaiki, masyarakat tidak hanya mendapatkan bangunan yang lebih baik, tetapi juga kehidupan yang lebih baik. Menurut Teddy, pembangunan perumahan pada akhirnya adalah tentang manusia dan masa depan keluarga.
"Harapannya, setelah rumah ini diperbaiki, masyarakat tidak hanya mendapatkan bangunan yang lebih baik, tetapi juga mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Karena pada akhirnya, pembangunan perumahan adalah tentang manusia dan masa depan keluarga," tandas Teddy.