SUMBA BARAT DAYA — Gempa susulan berkekuatan magnitudo 4,8 mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu malam, 4 Oktober 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat pusat gempa berada di darat, sekitar 13 kilometer di selatan Kodi, dengan kedalaman 21 kilometer.
Titik koordinat gempa tercatat pada 9,71 derajat Lintang Selatan dan 118,98 derajat Bujur Timur. BMKG menyampaikan informasi awal melalui akun @infoBMKG dengan mengutamakan kecepatan penyampaian.
Posisi pusat gempa yang berada di darat membuat guncangan tidak berkaitan dengan aktivitas megathrust di laut selatan Sumba. Kedalaman 21 kilometer tergolong dangkal, sehingga guncangan berpotensi dirasakan lebih kuat di sekitar Kodi dan wilayah sekitarnya.
BMKG belum merinci tingkat guncangan yang dirasakan warga pada peristiwa malam tersebut. Informasi awal yang disampaikan baru mencakup parameter magnitudo, kedalaman, dan lokasi pusat gempa.
BMKG menegaskan informasi awal gempa disampaikan dengan mengutamakan kecepatan. Karena itu, hasil pengolahan data belum stabil dan dapat berubah seiring kelengkapan informasi yang diterima.
"Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," demikian pernyataan BMKG.
Hingga informasi awal disampaikan, belum ada laporan mengenai dampak gempa magnitudo 4,8. Pemantauan masih berlangsung di wilayah terdampak.
Gempa malam ini terjadi pada hari yang sama dengan gempa lebih kuat yang mengguncang Sumba Barat Daya pada pagi hari. BMKG sebelumnya melaporkan gempa magnitudo 6,1 terjadi pukul 06.55 Wita.
Guncangan gempa pagi dirasakan di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Kodi. Gempa tersebut menimbulkan kerusakan di sejumlah wilayah Sumba Barat Daya.
Informasi mengenai dampak gempa magnitudo 4,8 pada Minggu malam masih dalam pemantauan. Warga diimbau mengikuti pembaruan resmi dari BMKG dan menghindari bangunan yang mengalami keretakan akibat gempa pagi.