SUMBA BARAT DAYA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat titik gempa berada di koordinat 9,70 Lintang Selatan dan 118,92 Bujur Timur. Kedalaman 10 kilometer dari permukaan bumi membuat getaran terasa cukup luas di wilayah sekitar pusat gempa. Kondisi itu juga membuat sebagian warga merasakan guncangan lebih kuat dibanding gempa yang terjadi pada kedalaman lebih besar.
Di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, sejumlah warga mengaku merasakan guncangan cukup kuat saat sedang beraktivitas di pagi hari. Sebagian memilih meninggalkan rumah untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.
"Saya sedang suap anak, langsung lari keluar," kata seorang warga Labuan Bajo bernama Karolina saat menggambarkan situasi ketika gempa terjadi.
Getaran juga dirasakan masyarakat di wilayah Sumba Timur. Warga melaporkan sejumlah benda yang tergantung di rumah, termasuk lampu dan hiasan dinding, bergoyang akibat guncangan. Kaca jendela di sejumlah rumah dilaporkan bergetar selama beberapa detik.
Aparat pemerintah daerah dan instansi terkait masih melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi di wilayah yang terdampak guncangan. Hingga informasi ini disusun, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.
BMKG terus memantau perkembangan aktivitas seismik pascagempa. Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari instansi terkait.
Warga juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi mengenai gempa maupun potensi dampak lanjutannya.