NUSA TENGGARA TIMUR — Hyundai resmi memperkenalkan Tucson 2027 di New York City dengan desain kotak baru dan pilihan mesin hybrid 233 tenaga kuda. Model ini menjadi generasi terbaru yang lebih panjang 2,6 inci dan lebih lebar 1,5 inci dari pendahulunya. Versi plug-in hybrid juga disiapkan untuk pasar tertentu dengan jarak tempuh listrik 50 mil.
Hyundai mengungkap Tucson 2027 dalam acara peluncuran global di New York City. Pabrikan Korea Selatan menyebut model ini sebagai SUV terbesar dan terberani mereka, mengusung filosofi desain "Art of Steel" yang menonjolkan garis-garis tegas dan proporsi kotak.
Perubahan dimensi bukan sekadar kosmetik. Tucson baru kini 2,6 inci lebih panjang, 1,5 inci lebih lebar, dan 0,75 inci lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Hyundai menjanjikan ruang kabin lebih lega tanpa mengorbankan kelincahan berkendara.
Seluruh varian Tucson 2027 mengandalkan mesin turbocharged 1.6 liter empat silinder. Varian hybrid menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik, menghasilkan tenaga gabungan 233 HP dan transmisi otomatis 8 percepatan. Hyundai mengklaim akselerasi 0-60 mph dalam 8,5 detik dan efisiensi bahan bakar target 42 mpg.
Ada juga opsi mesin bensin murni bertenaga 184 HP bagi konsumen yang belum siap beralih ke elektrifikasi. Fitur teknis baru mencakup pompa air listrik terintegrasi yang mendinginkan mesin dan paket baterai sekaligus, serta sistem E-Traction torque vectoring untuk distribusi tenaga lebih presisi.
Hyundai menyiapkan versi plug-in hybrid untuk pasar tertentu. Model ini menawarkan tenaga 288 HP dan torsi 279 lb-ft, dengan kemampuan berkendara listrik murni hingga 50 mil. Angka tersebut menempatkan Tucson PHEV sebagai pesaing serius di segmen SUV hybrid yang semakin ramai.
Dua varian baru hadir menyasar konsumen petualang. XRT dilengkapi wheel arch serat karbon tempa dan aksen hitam di bagian bawah. Sementara XRT Pro menawarkan all-wheel drive standar, ban all-terrain, sudut pendekatan dan keberangkatan agresif, serta kait pemulihan depan.
Dengan ground clearance 8,2 inci dan sistem Smart Terrain Assist, XRT Pro dirancang untuk medan berat. Sistem ini menganalisis tingkat kesulitan medan secara real-time, menilai traksi dan slip, lalu memberikan panduan visual lewat skor terjebak berwarna hijau, oranye, atau merah. Mode deteksi otomatis mencakup Auto, Snow, Mud, Sand, dan Rock.
Kabinet Tucson 2027 mengadopsi sistem infotainment Pleos Connect dengan layar sentuh utama 12,9 inci atau 17 inci. Sistem ini berbasis Android Automotive OS dan menggunakan Gleo AI, agen kecerdasan buatan yang memahami percakapan natural serta konteks pengguna untuk mengurangi kebutuhan navigasi menu. Kontrol gestur tiga jari dan mode layar tunggal disiapkan untuk meminimalkan distraksi.
Unit pemantau kabin juga dipasang untuk memantau aktivitas mata pengemudi dan memberikan peringatan kelelahan secara proaktif. Hyundai tetap mempertahankan tombol fisik untuk kontrol iklim dan audio, dipadukan setir Double D-Cut serta layar instrumen ramping 9,9 inci.
Dua opsi kursi baru tersedia untuk kenyamanan saat berhenti. Ergo Motion Seat dilengkapi sistem pijat lumbar dan bolster pneumatik tujuh sel. Sementara Relaxation Comfort Seat menawarkan recline otomatis hingga 10 derajat hanya dengan satu tombol.
Hyundai memberi teaser versi sportier Tucson yang akan diungkap pada 12 Oktober di Paris Motor Show 2026. Tucson 2027 dijadwalkan meluncur di Korea Selatan akhir tahun ini, sebelum masuk pasar Amerika Utara, Eropa, dan global lainnya sepanjang 2027. Harga belum diumumkan, namun Hyundai berjanji merilis detail menjelang penjualan perdana.