iPhone Duo Hadapi Masalah Produksi, Pasokan Awal Terancam Langka

Penulis: Chandra Kusuma  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:19:30 WIB
Apple bersiap meluncurkan iPhone Duo dengan harga mulai USD 1.999 (sekitar Rp 30,8 juta).

NUSA TENGGARA TIMUR — Apple bersiap menjual iPhone lipat pertamanya, iPhone Duo, bulan depan dengan harga mulai USD 1.999 (sekitar Rp 30,8 juta). Namun tingkat keberhasilan perakitan di pabrik Foxconn baru sedikit di atas 60% per 17 September, berpotensi membatasi jumlah unit awal ponsel termahal Apple tersebut. Kendala ini memaksa Apple memangkas target produksi 2026 menjadi hanya 6-8 juta unit.

Foxconn bersama jajaran pemasok komponen Apple dilaporkan mengalami kendala produksi serius pada lini perakitan iPhone Duo. Laporan media Tiongkok, Jiemian News, menyebut tingkat keberhasilan perakitan akhir (assembly yield) ponsel lipat tersebut baru menyentuh angka sedikit di atas 60% per 17 September.

Angka itu jauh dari standar kualitas ketat yang dipatok Apple. Foxconn diperkirakan butuh enam bulan hingga satu tahun untuk menaikkan yield ke tingkat matang.

Mengapa Perakitan iPhone Duo Sulit Capai Standar Apple

Foxconn terus mengkalibrasi ulang peralatan, proses perakitan, serta pengaturan produksi guna menekan jumlah unit cacat. Rendahnya yield berdampak langsung pada dua hal: waktu pemulihan yang panjang dan penyesuaian lini produksi yang berulang.

Selama proses kalibrasi berjalan, jumlah unit yang lolos quality control Apple tetap terbatas. Kondisi ini yang kemudian memicu kekhawatiran kelangkaan pasokan saat peluncuran perdana.

Samsung Display Paling Terdampak Perubahan Desain

Kendala rantai pasok tidak berhenti di Foxconn. Samsung Display disebut menjadi salah satu pihak yang paling kewalahan menghadapi rendahnya yield produksi panel OLED lipat dan komponen engsel. Penyebabnya adalah perubahan desain yang dilakukan Apple pada iPhone Duo.

Menurut laporan MyDrivers, sejumlah vendor telah memperingatkan Apple untuk memilih antara menjaga kualitas atau mengejar volume output. Memaksa produksi tinggi di tengah keterbatasan saat ini dinilai bakal memicu lonjakan biaya pembatalan produk cacat yang membengkak.

Target Produksi 2026 Dipangkas Jadi 6-8 Juta Unit

Apple menyesuaikan proyeksi volume perangkat lipatnya akibat kendala teknis pembuatan. Target produksi total iPhone Duo pada 2026 dipatok hanya 6 hingga 8 juta unit.

Angka itu jauh lebih kecil dibanding volume pengapalan lini iPhone Pro atau Pro Max yang umumnya mencapai 20 hingga 30 juta unit. Sementara target penjualannya dipatok di atas 5 juta unit.

Harga iPhone Duo dan Peta Persaingan

iPhone Duo diperkenalkan dalam gelaran acara 'Surprise and Shine' dengan harga mulai dari USD 1.999 (sekitar Rp 30,8 jutaan) untuk varian dasar 256 GB. Harga tersebut menempatkannya bersaing langsung dengan Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra.

Bagi pasar Indonesia, iPhone Duo belum masuk daftar perangkat yang dikonfirmasi hadir resmi. Pengguna lokal yang menantikan perangkat lipat Apple perlu mencermati ketersediaan pasokan global, karena volume awal yang terbatas biasanya berdampak pada harga pasar dan waktu tunggu distribusi ke sejumlah negara.

Sejumlah vendor komponen masih menunggu keputusan Apple soal prioritas kualitas versus volume. Jika Foxconn gagal menaikkan yield dalam beberapa bulan ke depan, jadwal rollout iPhone Duo ke pasar internasional berpotensi mundur dari rencana semula.

Reporter: Chandra Kusuma
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top