PLN UPT Kupang Uji Peralatan Transmisi GI Ruteng Pascagempa Flores, Pasokan Listrik Dipastikan Aman

Penulis: Aditya Nugraha  •  Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:30:01 WIB
Petugas PLN memeriksa peralatan transmisi Bay Line Bajo #2 di Gardu Induk Ruteng, Manggarai, NTT, pascagempa Flores.

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi Kupang memastikan keandalan peralatan transmisi di Gardu Induk Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, tetap aman pascagempa yang melanda wilayah Flores. Tim pemeliharaan Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk Flores Barat memeriksa Bay Line Bajo #2 sebagai langkah antisipasi potensi gangguan akibat getaran gempa. Pemeriksaan mencakup pengujian fungsi sejumlah komponen utama, bukan sekadar pengecekan visual.

KUPANG — Pemeriksaan Bay Line Bajo #2 di Gardu Induk Ruteng dilakukan tim pemeliharaan Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk Flores Barat. Manager ULTG Flores Barat Reza Bagus Nugrahardiyono menyatakan langkah itu untuk mengantisipasi potensi gangguan pada peralatan transmisi akibat getaran gempa yang terjadi beberapa waktu lalu.

Prosesnya tidak berhenti pada pengecekan visual. Petugas terlebih dahulu melakukan pembebasan tegangan, pemeriksaan instalasi, dan pemasangan pentanahan atau grounding untuk memastikan keamanan area kerja.

Komponen Apa Saja yang Diuji di GI Ruteng?

Setelah area dinyatakan aman, petugas memeriksa dan menguji sejumlah peralatan utama Bay Line Bajo #2. Peralatan itu meliputi pemutus tenaga (PMT), lightning arrester (LA), current transformer (CT), disconnecting switch (DS), capacitive voltage transformer (CVT), serta sistem proteksi.

Pengujian dilakukan untuk memastikan setiap komponen berfungsi sesuai standar operasional. Cara ini sekaligus mendeteksi kemungkinan gangguan yang tidak terlihat lewat pemeriksaan visual.

Mengapa Pemeriksaan Pascabencana Penting bagi Warga Flores?

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur F Eko Sulistyono mengatakan pemeriksaan infrastruktur ketenagalistrikan pascabencana merupakan bagian dari upaya PLN menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.

Kesiapan sistem kelistrikan diperlukan untuk mendukung aktivitas warga, termasuk pelayanan kesehatan, pendidikan, dan kegiatan perekonomian di wilayah Flores.

“Pemeriksaan tersebut bertujuan mengantisipasi potensi gangguan pada peralatan transmisi akibat getaran gempa yang terjadi beberapa waktu lalu,” kata Reza Bagus Nugrahardiyono.

Normalisasi Sistem Bertahap Usai Pengujian

Usai seluruh tahapan pengujian selesai, tim melakukan pemeriksaan akhir, membersihkan area kerja, dan menormalkan sistem secara bertahap. Parameter arus dan tegangan kembali dicatat setelah peralatan diberi tegangan untuk memastikan kondisi operasionalnya.

Melalui pemeriksaan tersebut, PLN UPT Kupang berupaya memastikan peralatan transmisi di GI Ruteng tetap beroperasi sesuai standar keselamatan dan keandalan setelah gempa.

Menurut Eko Sulistyono, langkah itu juga menjadi bagian dari upaya PLN menjaga kontinuitas pasokan listrik agar aktivitas masyarakat di Flores dapat berlangsung dengan aman dan lancar.

Reporter: Aditya Nugraha
Sumber: kupang.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top