NUSA TENGGARA TIMUR — Aaron Chia/Tee Kai Wun memaksa laga perempat final bulutangkis beregu putra Asian Games 2026 antara Indonesia dan Malaysia berjalan ke partai penentuan setelah menumbangkan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin 16-21, 21-16, 21-13 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Selasa (22/9). Skor agregat kini imbang 2-2, dan tiket ke semifinal ditentukan oleh tunggal putra Zaki Ubaidillah melawan Eogene Ewe.
Kekalahan Leo/Daniel membuat Malaysia menyamakan kedudukan 2-2 dan memaksa pertandingan berlanjut ke partai kelima. Ichinomiya City Municipal Gymnasium menjadi saksi bagaimana pasangan Indonesia kehilangan kendali setelah memenangi gim pembuka.
Aaron/Tee sebenarnya memimpin lebih dulu saat interval gim pertama dengan skor 11-9. Situasi berbalik setelah jeda ketika Leo/Daniel meraih tiga poin beruntun untuk unggul 12-11.
Pasangan Indonesia itu menjauh hingga 16-12 dan menutup gim pertama dengan kemenangan 21-17. Keunggulan 1-0 tampak memberi Indonesia harapan menuntaskan laga lebih cepat.
Gim kedua berjalan berbeda. Aaron/Tee kembali memimpin 11-8 saat interval, lalu konsisten menjauh hingga 15-10. Leo/Daniel sempat mendekat ke 16-18, tetapi tiga poin beruntun dari pasangan Malaysia menutup gim dengan 21-16.
Pada gim penentuan, Aaron/Tee memegang kendali sejak awal. Mereka unggul 8-4, menutup interval 11-6, dan terus mendominasi hingga 16-8. Leo/Daniel hanya menambah lima poin sebelum Aaron/Tee mengunci kemenangan 21-13.
Hasil ini membuat kedudukan Indonesia dan Malaysia sama kuat 2-2. Partai terakhir mempertemukan tunggal putra Zaki Ubaidillah melawan Eogene Ewe, dan pemenangnya menentukan siapa yang melaju ke semifinal.
Bagi Indonesia, kekalahan Leo/Daniel memutus momentum setelah dua partai sebelumnya. Bagi Malaysia, kemenangan ini menegaskan kedalaman skuad ganda mereka di ajang beregu.
Pertandingan digelar di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, sebagai bagian dari perempat final bulutangkis beregu putra Asian Games 2026. Format beregu membuat setiap partai krusial, karena satu kekalahan bisa langsung mengubah arah pertandingan.
Indonesia kini bergantung pada Zaki Ubaidillah untuk mengamankan tiket semifinal. Sebaliknya, Eogene Ewe punya peluang besar membawa Malaysia melaju ke babak berikutnya.