Polda NTT Bekali 22 Kasat Binmas Soal TPPO, Mafia Tanah, hingga Kejahatan Siber Lewat Forum Belajar

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:12:01 WIB
Para Kasat Binmas dari seluruh Polres jajaran Polda NTT mengikuti forum belajar bersama di Mapolda NTT, Kamis (6/8/2026).

KUPANG — Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda NTT mengumpulkan para Kasat Binmas dari seluruh Polres jajaran dalam forum belajar bersama di Mapolda NTT, Kamis (6/8/2026). Agenda ini dirancang untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kapasitas personel dalam menghadapi tantangan pemeliharaan kamtibmas yang berkembang, termasuk isu perdagangan orang hingga konflik agraria.

Direktur Binmas Polda NTT Kombes Pol. Sajimin menegaskan bahwa forum ini menjadi sarana bertukar ide dan memperbarui pengetahuan seluruh fungsi Binmas. Ia berharap ilmu yang diperoleh para Kasat Binmas dapat diimplementasikan langsung kepada para Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing.

"Forum belajar ini merupakan sarana untuk memperbarui pengetahuan, bertukar ide, dan menyamakan persepsi seluruh fungsi Binmas dalam menghadapi dinamika kamtibmas. Harapannya, seluruh Kasat Binmas mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh kepada para Bhabinkamtibmas di wilayahnya masing-masing," ujar Kombes Pol. Sajimin.

Empat Materi Strategis: Dari Modus TPPO Hingga Etika Profesi

Materi pertama disampaikan AKP Bayu Sila Pambudi, Kanit 3 TPPO Ditres TPPO dan PPA Polda NTT, yang memaparkan pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Pemaparan mencakup modus operandi, jalur ilegal, hingga langkah-langkah pencegahan agar masyarakat tidak menjadi korban.

Peserta juga mendapat pembekalan mengenai permasalahan pertanahan di NTT dari AKP Y. Jems Mbau, S.Sos., Kanit 1 Subdit 2 Ditreskrimum Polda NTT. Materi ini mengupas berbagai modus mafia tanah, kendala penegakan hukum, serta langkah pencegahan konflik agraria yang kerap terjadi di daerah.

IPTU Nina Sailana, S.H., Ps. Panit Subdit 5 Ditreskrimsus Polda NTT, memberikan materi tentang tindak pidana siber. Pembahasan meliputi karakteristik kejahatan siber, modus operandi pelaku, barang bukti digital, hingga tips bijak menggunakan media sosial bagi personel maupun masyarakat.

Adaptasi Era Digital dan Wawasan Kebangsaan

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. menekankan strategi Bhabinkamtibmas dalam memelihara kamtibmas di era digital. Ia mendorong personel beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi serta memanfaatkan media digital sebagai sarana edukasi dan komunikasi dengan masyarakat.

Pembelajaran ditutup dengan materi wawasan kebangsaan dan bela negara oleh AKP Sri Nuryani, Ps. Kasubbag Gadik SPN Polda NTT. Materi ini menekankan pentingnya nilai-nilai nasionalisme dan etika profesi dalam pelaksanaan tugas anggota Polri.

Penekanan Khusus: Data Bhabinkamtibmas dan Video HUT RI

Pada sesi penutupan, Direktur Binmas Polda NTT memberikan sejumlah penekanan kepada seluruh Kasat Binmas. Instruksi tersebut mencakup percepatan pengiriman data Bhabinkamtibmas, kewajiban membuat video ucapan HUT Kemerdekaan RI ke-81 sesuai karakteristik wilayah masing-masing, serta pelaporan rutin kegiatan kepada Ditbinmas Polda NTT.

"Kami ingin seluruh personel Binmas terus meningkatkan kompetensi dan mampu menjadi ujung tombak Polri dalam membangun kemitraan dengan masyarakat. Dengan bekal pengetahuan yang terus diperbarui, pelayanan kepada masyarakat akan semakin profesional, humanis, dan responsif terhadap berbagai persoalan kamtibmas," tutup Kombes Pol. Sajimin.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: tribratanewsntt.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top