RUTENG — Kondisi memprihatinkan yang selama ini menghambat aktivitas literasi di SD Inpres Kaca akhirnya berakhir. PLN UIP Nusra memastikan renovasi gedung perpustakaan sekolah yang berada di Desa Wewo itu telah selesai dikerjakan, menghadirkan ruang baca yang jauh lebih aman dan nyaman bagi para murid.
Sebelumnya, bangunan perpustakaan tersebut berada dalam kondisi memprihatinkan. Sejumlah bagian vital konstruksi rusak parah, di mana kayu penyangga lapuk dimakan usia dan atap yang bocor di berbagai titik.
Saat hujan turun, aktivitas membaca siswa kerap terhenti. Anak-anak harus berpindah tempat menghindari tetesan air yang masuk, sementara koleksi buku di perpustakaan terancam rusak akibat basah.
Kepala SD Inpres Kaca, Marianus Mansur, mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan BUMN tersebut. Ia menuturkan, transformasi gedung perpustakaan ini memberikan dampak signifikan terhadap semangat belajar para guru dan siswa.
“Kondisi awal perpustakaan membuat kami dan peserta didik kurang nyaman. Saat hujan turun, anak-anak harus menghindari kebocoran atap sehingga kegiatan membaca sering terganggu. Setelah direnovasi oleh PLN, perpustakaan menjadi jauh lebih nyaman untuk digunakan,” ujar Marianus.
Dengan fasilitas yang kini lebih representatif, pihak sekolah optimistis budaya membaca di lingkungan SD Inpres Kaca akan semakin meningkat. Ruang belajar yang layak dinilai menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi yang literat.
General Manager PLN UIP Nusra, RDW. Manurung, menegaskan bahwa intervensi di sektor pendidikan merupakan bagian dari upaya perseroan menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“PLN ingin menghadirkan ruang belajar yang lebih aman dan nyaman sehingga siswa dapat meningkatkan minat baca dan belajar dengan lebih optimal,” jelas Manurung.
Melalui program TJSL, lanjut Manurung, perusahaan tidak hanya fokus pada penyediaan listrik, tetapi juga berkontribusi nyata dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. Renovasi perpustakaan ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian korporasi terhadap masa depan generasi penerus di Manggarai.