Wae Rebo NTT Kembali Terbuka untuk Wisatawan per 1 Agustus 2026, Ini Rincian Biaya Masuk dan Menginap

Penulis: Aditya Nugraha  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 20:13:31 WIB
Wisatawan kembali memasuki kawasan Kampung Adat Wae Rebo di Manggarai, NTT, pada Sabtu (1/8/2026) setelah destinasi ini resmi dibuka kembali untuk umum.

MANGGARAI — Destinasi wisata budaya Wae Rebo di Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai, NTT, kembali beroperasi setelah ditutup sementara karena cuaca buruk. Penutupan berlangsung hingga akhir Juli 2026, dan sejak Sabtu (1/8/2026) kampung adat di pegunungan itu telah menerima wisatawan kembali.

Pengelola Lembaga Pelestari Wae Rejo, Benjamin Semandu, mengingatkan calon pengunjung untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang. Salah satu hal krusial adalah waktu memulai pendakian menuju kampung yang berada di ketinggian tersebut.

"Demi alasan keamanan, pendakian harus dimulai sebelum jam 16.00 Wita untuk tamu menginap, dan sebelum jam 12.00 Wita untuk pengunjung harian," kata Benjamin kepada Kompas.com, Senin (3/8/2026).

Biaya Masuk Wae Rebo: Paket Menginap dan Kunjungan Harian

Calon wisatawan wajib mendaftar dan melunasi pembayaran di Pusat Informasi Wisata Waerebo (TIC) yang berlokasi di Desa Kombo sebelum memulai trekking. Berikut rincian biaya yang perlu disiapkan:

  • Paket menginap mulai Rp 325.000 per orang per malam, sudah termasuk akomodasi di rumah adat Mbaru Niang, makan malam, sarapan pagi, kopi atau teh, serta fasilitas dasar berupa kasur dan selimut.
  • Paket kunjungan sehari mulai Rp 200.000 per orang, termasuk makan siang serta kopi atau teh.
  • Sumbangan adat (Wae Lu'u) tidak memiliki jumlah patokan dan diberikan seikhlasnya langsung kepada tetua adat desa saat ritual penyambutan tradisional.

Aturan yang Wajib Dipatuhi Selama di Kampung Adat

Benjamin menegaskan, pengunjung harus mengenakan pakaian sopan selama berada di kawasan kampung sebagai bentuk penghormatan terhadap adat istiadat masyarakat setempat. Pelanggaran terhadap aturan ini dapat menyinggung warga lokal.

Selain itu, wisatawan perlu membawa uang tunai yang cukup. Fasilitas mesin kartu dan ATM tidak tersedia di kampung tersebut, sehingga seluruh transaksi selama berada di Wae Rebo hanya dapat dilakukan menggunakan uang fisik.

Pembukaan kembali Wae Rebo menjadi kabar baik bagi pelaku wisata lokal di Manggarai yang terdampak penutupan selama sebulan terakhir. Destinasi ini dikenal dengan keunikan rumah adat Mbaru Niang yang berbentuk kerucut dan telah menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.

Reporter: Aditya Nugraha
Sumber: travel.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top