OELAMASI — Pemerintah Kabupaten Kupang memastikan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini akan digelar di tingkat kecamatan, berbeda dengan tahun sebelumnya yang terpusat di kabupaten. Kegiatan berlangsung pada 7–17 Agustus, dibuka di Kecamatan Amarasi Timur dan ditutup di Kecamatan Semau. Bupati Kupang Yosef Lede meminta camat bersama kepala desa dan kepala sekolah mengatur kegiatan dengan tertib agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Instruksi itu disampaikan Yosef Lede saat memimpin Rakor yang dihadiri Wakil Bupati Kupang, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, kepala desa, tokoh masyarakat, kepala sekolah, tokoh adat, serta perwakilan kementerian terkait di Oelamasi, Senin (3/8/2026). Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kupang Jon Sulla melaporkan, kegiatan ini diikuti sebanyak 1.136 peserta.
Yosef Lede menegaskan pelaksanaan Pilkades di 32 desa harus berjalan tanpa intervensi dari pejabat pemerintah. Ia mengingatkan seluruh tahapan tidak boleh memicu perselisihan maupun gugatan hukum.
"Saya harapkan Pilkades berjalan lancar tanpa perselisihan maupun gugatan hukum. Siapa saja yang memenuhi syarat dipersilakan maju, dan siapapun yang terpilih adalah putra-putri terbaik yang akan bekerja membangun desa," ujarnya.
Pemkab Kupang mendorong percepatan sertifikasi tanah milik pemerintah dan fasilitas umum seperti puskesmas, sekolah, serta tempat ibadah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Bupati menyebut bukti kepemilikan tanah yang sah menjadi syarat utama pengucuran anggaran pembangunan.
Selain itu, pemerintah daerah memperluas kepesertaan BPJS Kesehatan bagi seluruh warga dan BPJS Ketenagakerjaan untuk aparat desa. Langkah ini dinilai penting untuk menjamin akses pelayanan kesehatan serta memberikan perlindungan finansial bagi keluarga aparat desa jika terjadi risiko.
Pemkab Kupang berencana menggelar nikah massal gratis bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT pada Oktober 2026. Program prioritas lain yang dilanjutkan adalah "Desa Terang" dan "Desa Bersih", termasuk penyediaan penerangan tenaga surya di wilayah yang belum terjangkau listrik.
Untuk meningkatkan kualitas lingkungan, program Kampung Asri digalakkan serentak di seluruh desa dan kelurahan. Pemkab menetapkan Jumat sebagai hari bersih lingkungan, mengingat kinerja kepala daerah kini turut dievaluasi pemerintah pusat.
Pelayanan administrasi kependudukan juga dipermudah. Warga tidak perlu lagi datang ke kantor Dinas Dukcapil kabupaten karena pengurusan KTP dan dokumen kependudukan lain kini dapat dilakukan di tingkat kecamatan.
Yosef Lede menekankan setiap program dan kebijakan harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat. "Pembangunan tidak bisa dilakukan secara terpisah-pisah, melainkan butuh sinergi seluruh elemen pemerintah maupun masyarakat," tuturnya. Ia juga mengingatkan pentingnya menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dalam ilmu pengetahuan, beradaptasi dengan teknologi, tetapi tetap berpegang pada karakter moral dan jati diri bangsa.