NUSA TENGGARA TIMUR — Setiap anak punya cara dan waktu yang berbeda untuk menunjukkan potensinya. Ada yang percaya diri bernyanyi di depan banyak orang, ada yang betah berjam-jam menggambar, dan ada juga yang lebih nyaman bergerak lewat olahraga atau musik. Sayangnya, tidak sedikit orangtua mulai khawatir ketika anak belum menunjukkan satu bakat tertentu atau malah sering berganti minat.
Padahal, perubahan minat ini adalah bagian wajar dari proses anak mengenali dirinya. Tugas orangtua bukan menentukan jalan yang harus dipilih, melainkan memberikan ruang aman untuk mencoba berbagai pengalaman baru. Melalui eksplorasi, anak bisa membangun rasa percaya diri, kreativitas, dan kemampuan bersosialisasi.
Psikolog Anak dan Keluarga, Ayoe Sutomo, M.Psi., dalam acara press conference Bebelac Little Star 2026, menekankan bahwa orangtua sebaiknya tidak terburu-buru menuntut anak untuk segera menemukan bakat atau menjadi yang terbaik. "Setiap anak memiliki timeline dan cara yang berbeda untuk bersinar. Tugas orangtua bukan menentukan panggungnya, tetapi mendampingi mereka menemukan panggung tersebut melalui pengalaman yang menyenangkan," ujar Ayoe.
Yang paling dibutuhkan anak adalah ruang aman untuk mencoba, bereksplorasi, dan menikmati proses tanpa takut dinilai atau dibandingkan dengan orang lain. Memberi kesempatan anak gagal dan mencoba lagi justru membantu mereka membangun ketahanan mental sejak dini.
Hari ini anak mungkin bersemangat menggambar, beberapa hari kemudian ia ingin mencoba sepak bola atau menari. Perubahan ini sering membuat orangtua bertanya-tanya, apakah anak mudah bosan? Padahal, mencoba berbagai aktivitas adalah cara anak menemukan kegiatan yang paling sesuai dengan minat, kemampuan, dan kepribadiannya.
Penelitian dalam Frontiers in Psychology (2023) menunjukkan bahwa kesempatan mengeksplorasi berbagai aktivitas kreatif dapat membantu mengembangkan kemampuan sosial dan emosional anak. Selama proses itu, anak belajar berkomunikasi, bekerja sama, menyelesaikan tantangan, dan membangun rasa percaya diri.
Bebelac Little Star 2026 hadir sebagai wadah yang mendukung semangat eksplorasi ini. Program ini menghadirkan enam kategori bakat yang bisa dipilih sesuai minat anak: menyanyi, menari, bermain musik, menggambar, olahraga, dan akting. Pilihan beragam ini memberi kesempatan anak mencoba hal baru tanpa harus terpaku pada satu bidang.
Memberi kesempatan anak mencoba berbagai aktivitas memang penting. Namun, proses eksplorasi ini perlu didukung asupan nutrisi seimbang agar anak memiliki energi, fokus, dan semangat belajar hal baru setiap hari. Kombinasi stimulasi bermakna dan nutrisi yang tepat membantu anak tumbuh optimal sesuai potensinya.
Bagi Mama yang ingin memberikan wadah eksplorasi lebih luas, Bebelac Little Star 2026 menerima pendaftaran untuk anak usia 1–10 tahun hingga 23 Agustus 2026. Dua puluh peserta terpilih akan berkolaborasi dalam video musik bersama Sherina Munaf, menjadi pengalaman berharga yang mendorong anak percaya diri mengekspresikan diri.
Yang terpenting, biarkan anak menemukan panggungnya sendiri. Dampingi, beri ruang, dan jangan bandingkan prosesnya dengan anak lain. Setiap anak bersinar dengan caranya masing-masing, dan tugas kita adalah memastikan mereka punya kesempatan untuk mencoba.