Kunjungan Wisatawan ke Kupang Capai 132.393 Orang Hingga Juni 2026, Pemkot Siapkan Jurus Baru Tanpa Festival Besar

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Rabu, 29 Juli 2026 | 15:14:01 WIB
Pemerintah Kota Kupang mencatat 132.393 kunjungan wisatawan hingga Juni 2026, didominasi wisatawan nusantara sebanyak 125.728 orang.

KUPANG — Penurunan tipis jumlah kunjungan wisatawan di semester pertama 2026 mendorong Pemkot Kupang mengubah pendekatan promosi pariwisata. Efisiensi anggaran membuat penyelenggaraan festival besar dikurangi, sehingga Dispar Kota Kupang mengalihkan strategi ke basis komunitas yang lebih kecil namun berkelanjutan.

Event Kelurahan Jadi Andalan Baru Pariwisata Kupang

Kepala Dispar Kota Kupang Josefina MD Gheta mengatakan pihaknya kini memperkuat kalender event dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan budaya di masing-masing kelurahan. Kegiatan ini dijadwalkan secara berkala dan telah disepakati bersama para pelaku budaya setempat.

"Kami berharap kegiatan ini tetap mampu menarik wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat," kata Josefina di Kupang, Selasa.

Para pelaku UMKM yang terlibat dalam event kelurahan juga akan didorong untuk bergabung berjualan di kawasan SABOAK (Sunday Market Buat Orang Kupang). Langkah ini diharapkan memperluas peluang usaha mereka sekaligus memperkuat ekosistem pariwisata kota.

SABOAK Kini Buka Tiga Hari, Lengkap dengan Layanan Publik

Dispar Kota Kupang memperpanjang operasional SABOAK, yang semula hanya hari Minggu, menjadi setiap Jumat hingga Minggu. Destinasi wisata kuliner dan ekonomi kreatif ini tidak hanya menawarkan pertunjukan musik, tetapi juga menyediakan layanan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan pendaftaran sertifikat halal bagi UMKM.

Pengembangan sektor kuliner menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah. Menurut Josefina, sektor ini dinilai mampu bertahan di tengah kondisi ekonomi saat ini karena mengandalkan produk berbahan baku lokal dengan harga terjangkau.

Brosur Digital dan Maskot untuk Branding Kota Kupang

Untuk meningkatkan akses informasi wisatawan, Dispar Kota Kupang menyusun brosur lipat bertajuk "Satu Hari di Kota Kupang". Brosur ini dilengkapi kode QR yang memungkinkan wisatawan mengakses langsung lokasi destinasi dan peta wisata digital melalui ponsel mereka.

Pemkot juga berencana menciptakan maskot Kota Kupang sebagai cendera mata khas daerah. "Kami berharap dukungan media untuk memperkuat publikasi dan branding Kota Kupang sebagai destinasi wisata, termasuk wisata kuliner," ujar Josefina.

Wisatawan Timor Leste Mendominasi Kunjungan Mancanegara

Dari total 132.393 kunjungan hingga Juni 2026, sebanyak 125.728 orang merupakan wisatawan nusantara dan 6.665 orang lainnya wisatawan mancanegara. Dispar mencatat wisatawan asing masih didominasi warga negara Timor Leste yang umumnya datang untuk mengunjungi keluarga atau kerabat di Kota Kupang.

Meski terjadi penurunan tipis dibanding tahun lalu, Dispar Kota Kupang optimistis angka kunjungan akan bertambah pada semester kedua. Keyakinan ini didasari oleh masih adanya jadwal kunjungan kapal pesiar dan penyelenggaraan berbagai event di sisa tahun 2026.

"Dispar Kota Kupang akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap berbagai program promosi pariwisata guna meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan hingga akhir 2026," kata Josefina menegaskan.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: kupang.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top