Presiden Prabowo Konfirmasi Motor Listrik Nasional Siap Meluncur dalam Beberapa Pekan

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:23:01 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyatakan motor listrik nasional akan diluncurkan dalam beberapa pekan mendatang.

NUSA TENGGARA TIMUR — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan langsung komitmen pemerintah meluncurkan motor listrik nasional dalam waktu dekat. Pernyataan itu disampaikan di Malang, Jumat (17/7/2026), seperti dikutip dari ANTARA. "Sebentar lagi kita sudah punya motor nasional. Saya akan launching beberapa minggu ini motor listrik nasional," ujarnya.

Petani Jadi Sasaran Utama Pengguna Motor Listrik Nasional

Prabowo menekankan bahwa motor listrik nasional tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat perkotaan. Ia secara spesifik menyebut petani sebagai salah satu kelompok yang diharapkan bisa memanfaatkan kendaraan ini. "Kehadiran motor listrik nasional dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat, termasuk petani sebagai sarana transportasi yang lebih efisien dan terjangkau," kata Presiden.

Pernyataan itu mengindikasikan bahwa pemerintah menyiapkan skema harga atau subsidi khusus agar motor ini bisa dijangkau sektor pertanian. Namun, Presiden belum merinci spesifikasi teknis, kapasitas baterai, maupun banderol harganya.

Mobil Nasional Juga Masuk Peta Jalan Industri

Tak hanya motor listrik, Prabowo juga menegaskan target produksi mobil nasional. Menurutnya, pengembangan kedua kendaraan ini adalah bukti optimisme Indonesia mampu membangun industri berdaya saing. "Kita akan punya motor buatan anak-anak Indonesia. Kita akan punya mobil buatan anak-anak Indonesia," tegasnya.

Pemerintah meyakini sumber daya dan kemampuan dalam negeri sudah memadai untuk menghasilkan produk strategis sendiri. "Kita optimis. Kita canangkan cita-cita kita setinggi langit. Indonesia akan jadi negara makmur," pungkas Presiden.

Belum Ada Detail Teknis atau Pabrikan yang Ditunjuk

Hingga pengumuman ini, belum dirilis informasi mengenai pabrikan mana yang akan memproduksi motor listrik nasional tersebut. Presiden juga belum menyebutkan kapasitas produksi, skema distribusi, maupun insentif yang akan diberikan kepada konsumen. Publik masih menunggu detail lebih lanjut saat peluncuran resmi dalam beberapa pekan ke depan.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: riauonline.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top