MAUMERE — KSU Plea Puli mendapatkan kepercayaan mengelola rumah kemasan terpadu pertama di Pulau Flores setelah ditunjuk langsung oleh Kementerian Koperasi dan UKM. Kesepakatan kerja sama dengan Pemkab Sikka berlaku selama lima tahun dengan skema bagi hasil yang berjenjang.
Pada tahun pertama, pembagian keuntungan ditetapkan 90 persen untuk koperasi dan 10 persen untuk pemerintah daerah. Skema ini berubah secara bertahap hingga mencapai 50 persen pada tahun ketujuh.
“Karena skemanya kerja sama diwajibkan sejak awal, dinas menggandeng KSU Plea Wuli untuk mengelola rumah kemasan,” ujar Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kabupaten Sikka, Valerianus Samadaor di Maumere, Selasa (14/7/2026).
Rumah kemasan mengoperasikan 10 unit mesin modern yang terintegrasi secara sistem. Tujuh tenaga kerja, termasuk dua desainer grafis, siap melayani pesanan sejak pukul 13.00 hingga 18.00 Wita.
General Manager Rumah Produksi Kemasan Plea Puli, Polikarpus M Batawarat merinci sejumlah layanan yang ditawarkan. Cetak stiker atau label kemasan kertas ukuran A3 dibanderol Rp12.500 per lembar. Standing pouch ukuran 12x20 cm dijual mulai Rp3.500, sementara ukuran 15x30 cm dihargai Rp3.800 hingga Rp4.000.
“Tidak hanya kemasan, kami juga melayani sablon baju seharga Rp30.000 hingga Rp35.000, serta jasa cetak kartu nama, undangan pernikahan, dan komuni suci pertama,” beber Polikarpus.
Fasilitas ini juga melayani pencetakan goodie bag, kotak nasi, serta label khusus untuk produk VCO dan moke yang desainnya disesuaikan permintaan pelaku UMKM.
Meski baru dalam tahap uji operasional sejak Maret 2026, rumah kemasan sudah melayani belasan pelaku UMKM dan BUMDES dari Kabupaten Sikka dan Flores Timur. Setelah peluncuran resmi, pengelola menargetkan jangkauan lebih luas.
“Harapan kami ada peningkatan jumlah pemesan dari seluruh pelaku usaha daratan Flores, mulai dari Lembata, Flores Timur, Ende, Manggarai, Bajawa, Nagekeo hingga Labuan Bajo,” kata Polikarpus.
“Dengan menjangkau seluruh daratan Flores, kami ingin membantu pelaku usaha mampu meningkatkan kualitas produk sehingga mampu menembus pasar yang lebih besar,” tambah dia.
KSU Plea Puli sendiri berasal dari Desa Bloro, Kecamatan Nita. Rumah produksi kemasan ini menjadi satu-satunya fasilitas kemasan terpadu di Pulau Flores yang dikelola langsung oleh koperasi lokal.