RUTENG — BMKG melaporkan gempa tektonik dangkal mengguncang wilayah utara Ruteng, Kabupaten Manggarai, pada Minggu malam (20/9/2026). Pusat gempa berada di laut, 53 kilometer dari Ruteng, pada kedalaman 3 kilometer.
Skala intensitas II hingga III MMI berarti getaran dirasakan nyata di dalam rumah, terasa seakan ada truk berlalu. Beberapa warga melaporkan benda ringan yang digantung bergoyang.
Episenter gempa terletak pada koordinat 8,15 LS dan 120,34 BT. Kedalaman 3 kilometer tergolong sangat dangkal sehingga getaran lebih mudah terasa di permukaan meski magnitudonya kecil.
Wilayah Ruteng dan sekitarnya memang berada di zona sesar aktif Flores. Gempa dangkal berukuran kecil seperti ini kerap terjadi dan umumnya tidak menimbulkan kerusakan berarti.
BMKG tidak merilis peringatan tsunami untuk gempa bermagnitudo 3,6. Gempa dengan magnitudo di bawah 5,0 dan kedalaman dangkal umumnya tidak memicu gelombang laut besar.
Hingga informasi ini disusun, belum ada laporan kerusakan bangunan atau korban jiwa dari wilayah Manggarai. Warga diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
BMKG menyatakan informasi awal gempa mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil. Parameter seperti magnitudo, kedalaman, dan lokasi episenter bisa berubah seiring kelengkapan data yang masuk.
Warga yang merasakan getaran dapat melaporkan pengalaman mereka melalui kanal resmi BMKG. Laporan masyarakat membantu pemetaan dampak gempa di lapangan.