NUSA TENGGARA TIMUR — Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, Edwin, menyatakan api pertama kali terlihat sekitar pukul 18.30 Wita dan berhasil dijinakkan pada pukul 20.30 Wita. Luas area yang terbakar mencapai hampir dua hektare. Kondisi itu membuat petugas sempat kewalahan menjinakkan si jago merah.
"Tadi agak terhambat karena lumayan panjang dan lebar juga api, jadi agak lama juga Damkar padamkan," ujar Edwin kepada detikcom.
Awalnya hanya satu unit mobil pemadam yang dikerahkan ke lokasi. Namun, api dengan cepat membesar karena membakar semak-semak kering, sehingga dilakukan penambahan dua armada tambahan.
"Ada tiga armada diturunkan, pertama itu satu unit tapi karena membesar jadi tambah lagi dua," ungkapnya.
Edwin memastikan tidak ada korban jiwa maupun dampak kerugian material dari peristiwa ini. Objek yang terbakar merupakan lahan kosong yang tidak berpenghuni.
"Tidak ada yang terdampak, ini lahan kosong. Ini agak luas juga, yang terbakar mungkin hampir dua hektare," jelasnya.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan petugas. Belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai asal mula api.